27 C
Jakarta
Sunday, September 20, 2020

Satgas Cakra Buana PDIP: Bertobatlah Jokowi, Enggak Ada yang Lebih Berkuasa dari Tuhan

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita7.id – Target penanganan pandemi Covid-19 yang disampaikan Presiden Joko Widodo tak kunjung terwujud dan malah menimbulkan krisis kepercayaan terhadap pemerintah.

Kinerja Presiden Jokowi ini bahkan mendapat kritikan dari pendukungnya sendiri, yakni Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Cakra Buana Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang pernah menjadi tim pemenangan Jokowi pada Pilpres 2014.

Dalam wawancara bersama Kantor Berita Politik RMOL hari ini, Kepala Satgasus Cakra Buana PDIP, Kadiman Sutedy meminta Jokowi beserta jajarannya berhenti melakukan manuver-manuver politik dalam menangani pandemi asal Wuhan, China tersebut.

“Jangan lagi manuver-manuver politik soal beginian deh. Aduh, kasihan rakyat, sedih saya,” ungkap sosok yang kerap disapa Yongki saat dihubungi, Rabu (16/9)

Berdasarkan pengamatannya di lapangan selama 6 bulan penanganan corona, pemerintah tidak menunjukan kepeduliannya kepada masyarakat kecil. Yongki pun mengaku masih mendapatkan beragam keluhan dari masyarakat saat melakukan kunjungan ke pasar-pasar.

“Tiga hari saja deh saya undang you lihat ini rakyat, di pasar rakyat ngeluhnya kaya apa, rakyat takut. Di pasar saja mereka enggak datang (untuk) beli,” terangnya.

Lebih lanjut, Yongki berharap pemerintah tidak lagi bisa bekerja sendirian. Ia meminta Jokowi merangkul semua elemen masyarakat sembari mengajak melakukan pertobatan kepada Tuhan agar Covid-19 di dalam negeri bisa cepat tertangani dengan baik.

“Jokowi, rangkullah semua rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Bergandengan tanganlah, saling memaafkan. Mau dia eksekutif, yudikatif, pemuka agama, peguyuban, raja-raja nusantara, TNI dan Polri, kan gitu. Ini yang saya belum lihat bangsa ini memikirkan bagaimana saling bergandengan tangan, saling memaafkan,” ungkapnya.

“Enggak ada jalan keluar. Sudahlah Pak Jokowi, enggak ada yang lebih berkuasa dari-Nya. Satu hari kita bilang dia kecil kita juga kecil. Tobatlah dan seluruh elemen semuanya bersatu, bergandengan tangan, saling memafkan dan tobat mohon pengampunan-Nya,” demikian Yongki. []

- Advertisement -

Latest news

Ma’ruf Amin: K-Pop dan Drakor Bisa Jadi Inspirasi Anak Muda Kenalkan Budaya RI

Berita7.id - Sebelum booming budaya Korea di Indonesia, 100 tahun lalu sebelum kemerdekaan, warga Korea datang ke Indonesia dan beberapa di antaranya justru membantu...
- Advertisement -

Rocky Gerung Sebut Pengetahuan Jokowi akan Terbaca oleh Dunia saat Pidato di Sidang Umum PBB

Berita7.id - Apologi akan menjadi menu utama yang akan disajikan Presiden Joko Widodo saat berpidato secara virtual di Sidang Umum PBB pekan depan.Apologi ini...

IDI: Dokter Diduga Lecehkan Wanita Saat Rapid Test Bukan Anggota Kami

Berita7.id -Ikatan Dokter Indonesia (IDI) angkat bicara terkait kasus viral wanita berinisial LHI yang mengaku mengalami pelecehan seksual dari oknum dokter saat menjalani rapid...

Polisi Tilang dan Genjot ABG Minta Damai, Orangtua Korban Menolak: Sampai Kapanpun akan Saya Lawan!

Berita7.id - Orangtua gadis ABG korban rudapaksa yang diduga dilakukan oknum polisi di Pontianak tidak ingin berdamai begitu saja. Mereka meminta agar oknum polisi...

Apa yang Dipikirkan Pemerintah Pusat hingga Belum juga Menunda Pilkada?

Berita7.id - Keselamatan rakyat adalah hal utama dan harus di atas segalanya. Pemerintah pusat pun juga mempunyai dasar hukum untuk menunda pilkada 2020.Begitu yang...

Related news

Ma’ruf Amin: K-Pop dan Drakor Bisa Jadi Inspirasi Anak Muda Kenalkan Budaya RI

Berita7.id - Sebelum booming budaya Korea di Indonesia, 100 tahun lalu sebelum kemerdekaan, warga Korea datang ke Indonesia dan beberapa di antaranya justru membantu...

Rocky Gerung Sebut Pengetahuan Jokowi akan Terbaca oleh Dunia saat Pidato di Sidang Umum PBB

Berita7.id - Apologi akan menjadi menu utama yang akan disajikan Presiden Joko Widodo saat berpidato secara virtual di Sidang Umum PBB pekan depan.Apologi ini...

IDI: Dokter Diduga Lecehkan Wanita Saat Rapid Test Bukan Anggota Kami

Berita7.id -Ikatan Dokter Indonesia (IDI) angkat bicara terkait kasus viral wanita berinisial LHI yang mengaku mengalami pelecehan seksual dari oknum dokter saat menjalani rapid...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here