32.7 C
Jakarta
Tuesday, September 22, 2020

Pihak yang Beda Pandangan dengan Pemerintah Sering Dicap Ingin Tumbangkan Pemerintah

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita7.id – Entah karena faktor campur tangan buzzer politik atau influencer, patut disayangkan apabila ada pihak yang berbeda pendapat dengan pemerintah dianggap musuh negara lantaran ingin melakukan subordinasi menggulung rezim Joko Widodo (Jokowi).

Padahal, stigmatisasi demikian sangat tidak baik untuk demokrasi di Indonesia.

Demikian disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra saat mengisi webinar Proklamasi Demokrasi Forum seri-ke 4 (PDF-4) DPP Partai Demokrat bertajuk “Menjaga Demokrasi Kita Di Masa Pandemi” pada Rabu malam (16/9).

“Sangat disayangkan entah ada pengaruh buzzer, influencer atau siapapun yang memgang kendali opini publik ya baik di medsos, setiap ada pihak yang berseberangan dengan pemerintah atau berbeda pendapat atau memberikan masukan kepada pemerintah seolah dianggap ingin menumbang pemerintahan yang sah,” sesal Herzaky. 

“Ini sebenarnya sebagai suatu stigma yang sangat-sangat jelek sekali, tidak bagus dan tidak baik untuk demokrasi kita,” imbuhnya menegaskan.

Menurutnya, labeling semacam ini menjadi salah satu masalah utama dalam demokrasi di tanah air. Di mana ruang untuk berdemokrasi atau pihak yang berbeda pendapat bahkan memberi masukan ke penguasa langsung dicap tidak cinta bangsa Indonesia. 

“Bukan lagi untuk mencapai memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara. Lebih pada dimaknai sebagai pertarungan antara dua pihak antara yang patriot atau tidak patriot, yang cinta bangsa dengan yang anti pada negara ini,” ucapnya.

“Seakan-akan kalau misalnya kita berdiri di satu pihak yang berbeda pandangan seringkali dicap sebagai pihak yang tidak cinta dengan negara ini atau berkhianat. Ini adalah labeling yang sangat buruk sekali,” sambungnya.

“Agak ngeri juga kalo setiap anak bangsa dikit-dikit masalahnya menggulingkan negara ini takut juga kita ini, kita ini bukan Suriah kok, kita ini Indonesia,” kata Herzaky lagi.

Selain Herzaky, narasumber lain dalam webinar tersebut antara lain Aktivis Demokrasi sekaligus Pemred The Jakarta Post Nezar Patria, Pemred Jawapos.com Dhimas Ginanjar Satria Perdana, dan anggota Komisi II DPR RI Fraksi Demokrat Mohammad Muraz.[]

- Advertisement -

Latest news

Ini Alasan Jokowi Tak Mau Tunda Pilkada

Berita7.id -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan Pilkada 2020 tetap jalan terus meski pandemi virus Corona (COVID-19) masih ada di Indonesia. Meski begitu, Presiden...
- Advertisement -

Sri Mulyani Pastikan RI Resesi, Apa yang Bakal Terjadi?

Berita7.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan ekonomi nasional resesi pada kuartal III-2020. Menurut para ekonom, kondisi tersebut akan berdampak pada pelemahan daya...

Kemendikbud Bantah Tudingan Perubahan Kurikulum Diinisiasi Sampoerna Foundation

Berita7.id - Penyusunan kurikulum baru 2021 yang dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) disebut-sebut diinisiasi oleh CSR perusahan besar Sampoerna Foundation. Kabar itu disampaikan mantan...

Sampoerna Foundation Bantah Usulkan Penghapusan Mapel Sejarah

Berita7.id - Putera Sampoerna Foundation (PSF) disebut menjadi inisiator dalam penyederhanaan kurikulum pendidikan nasional. Hal itu pun menuai kontroversi dari berbagai kalangan masyarakat.Menanggapi hal...

Hati-hati! Kombinasi Flu Dan Covid-19 Tingkatkan Risiko Kematian

Berita7.id - Para ahli kesehatan mendesak agar semua orang mendapatkan vaksin infeluenza. Lantaran kombinasi antara flu dan Covid-19 akan meningkatkan risiko kematian secara signifikan. Menurut...

Kisah Bocah SD, Berjalan Satu Kaki 1.000 Meter Menuju Sekolah

Berita7.id - Stenly Yesmsi Ndun, bocah 7 tahun warga Desa Tuapanaf, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terlahir dengan satu kaki.Apa yang...

Related news

Ini Alasan Jokowi Tak Mau Tunda Pilkada

Berita7.id -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan Pilkada 2020 tetap jalan terus meski pandemi virus Corona (COVID-19) masih ada di Indonesia. Meski begitu, Presiden...

Sri Mulyani Pastikan RI Resesi, Apa yang Bakal Terjadi?

Berita7.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan ekonomi nasional resesi pada kuartal III-2020. Menurut para ekonom, kondisi tersebut akan berdampak pada pelemahan daya...

Kemendikbud Bantah Tudingan Perubahan Kurikulum Diinisiasi Sampoerna Foundation

Berita7.id - Penyusunan kurikulum baru 2021 yang dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) disebut-sebut diinisiasi oleh CSR perusahan besar Sampoerna Foundation. Kabar itu disampaikan mantan...

Sampoerna Foundation Bantah Usulkan Penghapusan Mapel Sejarah

Berita7.id - Putera Sampoerna Foundation (PSF) disebut menjadi inisiator dalam penyederhanaan kurikulum pendidikan nasional. Hal itu pun menuai kontroversi dari berbagai kalangan masyarakat.Menanggapi hal...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here