29.5 C
Jakarta
Monday, July 13, 2020

Curhat Joe Hart Soal Jadi Pemain Tanpa Klub: Saya Hanya Ingin Ada yang Percaya Saya

- Advertisement -
- Advertisement -
Curhat Joe Hart Soal Jadi Pemain Tanpa Klub: Saya Hanya Ingin Ada yang Percaya Saya

Joe Hart © Burnley FC

Berita7.id – Semua hal bisa terjadi kepada pesepakbola, tak terkecuali Joe Hart. Sempat menjadi pemain utama di garis gawang Manchester City, kiper berusia 33 tahun tersebut kini tidak memiliki klub untuk dinaungi.

Nama Joe Hart mulai dikenal oleh publik setelah berhasil mengamankan tempat di tim utama Manchester City pada tahun 2007. Posisi tersebut berhasil ia pertahankan selama delapan musim lamanya.

Sejumlah gelar juga telah ia berikan kepada Manchester City. Di antaranya gelar Premier League sebanyak dua kali pada musim 2011/12 dan 2013/4. Jika ditotal, ia menyumbangkan lima trofi yang semuanya berasal dari kompetisi domestik.

Namun kehadiran Josep Guardiola di kursi kepelatihan telah mengubah masa-masa indah Joe Hart di Manchester City. Sejak musim 2016/17, ia berkelana bersama beberapa klub dan sekarang tidak memiliki klub tetap.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Joe Hart Masih Bersemangat

Tidak memiliki klub adalah realita yang mengerikan bagi sejumlah pemain, apalagi jika mereka masih berada dalam usia aktif. Bukan cuma kehilangan pemasukan, mereka juga tidak bisa merasakan sensasi bermain di ajang kompetitif.

Kendati demikian, Joe Hart tetap mengusung sikap yang optimis. Fakta bahwa dirinya sudah lama tak menginjakkan kaki di lapangan tidak membuat semangatnya runtuh seketika.

“Fakta bahwa saya harus duduk di bangku cadangan selama 18 bulan di Premier League takkan mendefinisikan ataupun menghancurkan saya,” ujarnya kepada BBC Sport.

“Saya masih ingat diri saya. Saya ingat bermain untuk tim lokal di liga hari Minggu dan mencoba masuk ke tim utama Shrewsbury Town. Saya belajar sejak dini – anda harus menjaga agar semuanya tetap dalam perspektif,” lanjutnya.

2 dari 2

Hanya Ingin Dipercaya

Joe Hart tidak mengharapkan sesuatu yang berlebihan, contohnya seperti Real Madrid datang untuk merekrutnya. Hart hanya menginginkan ada tim yang percaya kepadanya, sehingga dirinya bisa membalas kepercayaan itu.

“Saya tidak terjebak dalam ilusi bahwa Real Madrid akan datang mengetuk pintu, menyingkirkan [Thibaut] Courtois dan merekrut saya,” tambahnya.

“Ada banyak hal yang bisa saya persembahkan. Saya hanya butuh seseorang untuk mempercayai saya dan saya bakalan menebus kepercayaan itu,” pungkasnya.

Burnley merupakan klub terakhir Joe Hart. Klub yang saat ini menempati peringkat ke-8 dalam klasemen Premier League itu telah menegaskan takkan memperpanjang kontrak Hart yang tuntas pada 30 Juni ini.

Pada musim ini, tidak pernah dimainkan di ajang Premier League. Ia kalah saing dengan kiper yang lebih muda darinya, Nick Pope.

(Goal International)

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Pengamat Sebut Penyebab Rapor Merah Kabinet Jokowi karena Leadership Jokowi Lemah

Berita7.id - Akhir akhir ini berkembang isu reshuffle kabinet Indonesia Maju karena dinilai Menteri menteri Jokowi bekerja kurang memuaskanMenanggapi hal tersebut, Pengamat politik Gde...

Related news

Pengamat Sebut Penyebab Rapor Merah Kabinet Jokowi karena Leadership Jokowi Lemah

Berita7.id - Akhir akhir ini berkembang isu reshuffle kabinet Indonesia Maju karena dinilai Menteri menteri Jokowi bekerja kurang memuaskanMenanggapi hal tersebut, Pengamat politik Gde...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here