Yusril: Ulama Jangan Takut Berpolitik, Ayo Ambil Kursi Kekuasaan!

0
3

Berita7.idYusril Ihza Mahendra, yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang, terlihat berjalan bersama dengan tokoh nasional, seperti; Jendral Gatot Nurmantyo dan Siti Zuhroh. Mereka hadir pada acara sarasehan internasional dalam rangka milad ke-50 pesantren Darul Qolam yang ada di Tangerang.

Baca juga : Senada dengan Geprindo, Yusril dukung pernyataan Panglima TNI

Pada kesempatan tersebut, Yusril selaku Ketum PBB melakukan pengajakan pada tokoh pesantren untuk terjun berpolitik. Yusrul juga mempunyai harapan supaya ulama tidak alergi terhadap politik.

Jangan sampai umat Islam jadi penonton dan tamu di rumah sendiri,” kata Yusril di Pesantren Daar El-Qolam di Tangerang, Ahad, 21 Januari 2018.

Yusril juga menyebutkan, tokoh Islam perlu terjun ke politik demi meraih kekuasaan. Nantinya kekuasaan tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk menerapkan hukum Islam.

Kita menghargai usaha kiai-kiai mempertahankan umat di lapisan bawah, tapi jangan lupakan hal yang berkaitan kehidupan bangsa ini,” kata Yusril.

Masalah dalam menegakkan syariat Islam, sebutnya, ialah hukum wajib di negara Indonesia dan merupakan hukum positif. Ini berarti, aturan ini ialah hukum yang sudah disahkan lewat undang-undang.

Proses transformasi dari hukum syariah ke hukum positif kalau punya power politik, kalau tidak ya hanya jadi kitab-kitab di pesantren,” ucapnya.

Yusril juga bercerita, tokoh Islam pada dunia politik masa lalu, seperti Mohammad Natsir, Menteri Penerangan di zaman pemerintahan Syahrir.

Pada masa itu, Natsir yang juga ulama banyak dapat pertanyaan perihal alasannya terjun ke politik.

Dikisahkan oleh Yusril, ketika itu Ia sedang menunaikan shalat Jumat, kemudian Natsir disambangi beberapa wartawan dan ditanya tentang motivasinya masuk ke kabinet.

Dia memutuskan untuk segera masuk ke pemerintahan untuk memasukkan nilai-nilai Islam di kehidupan berbangsa dan bernegara.

Saya jadi menteri supaya hukum Islam itu tidak hanya keluar dari mulut ulama di mimbar masjid, tapi keluar dari kantor Pemerintah, jadi hukum negara,” kata Yusril menirukan Natsir.

Sumber: CNN

Silahkan Tulis Komentar Anda Mengenai Artikel Diatas