Wow! Transplantasi kepala pertama di dunia akan terjadi awal tahun depan

0
10

Berita7.idOperasi transplantasi kepala pertama di dunia, direncanakan terjadi awal tahun depan di China. Sepertinya judul ini ada seperti pada film-film Hollywood, tapi yang ini pasti akan terjadi dalam kenyataan. Sebenarnya, operasi itu akan dilakukan pada bulan Desember tahun ini, namun sukarelawan Rusia untuk operasi tersebut – Valery Spiridonov telah memutuskan untuk tidak mengambil bagian dalam prosedur tersebut. Dan oleh karena itu, operasi sekarang akan terjadi dengan relawan China. Tidak ada tanggal pasti, tapi diperkirakan akan terjadi pada kuartal pertama 2018.

Ilmuwan Asal Italia menghebohkan dunia

Dr. Sergio Canavero menjadi berita utama tahun lalu saat dia mengumumkan rencananya untuk melakukan transplantasi kepala manusia pertama. Sejak pengumuman tersebut, ahli syaraf Italia tersebut telah merekrut seorang ahli bedah China Dr. Xiaoping Ren, untuk melakukan operasi dengannya. Pasien pertama yang menjalani prosedur ini adalah pria Rusia bernama Valery Spiridonov menderita Werdnig-Hoffmann Disease, penyakit genetik yang menghancurkan otot dan membunuh sel-sel saraf yang berada di otak dan sumsum tulang belakang sehingga membuatnya tidak dapat bergerak. Saat ini, dia hanya duduk di kursi rodanya dengan satu-satunya kemungkinan gerakan untuk memberi makan dirinya sendiri, mengetik dan kendalikan kursi rodanya dengan joystick.

Spiridonov telah bekerja dengan Dr. Canavero selama kurang lebih 2 tahun untuk menjalani operasi, dia sekarang mengatakan bahwa dia tidak akan menjalani operasi karena dokter tidak dapat menjanjikan kepadanya apa yang dia inginkan dari operasi ini yaitu kemampuan untuk berjalan lagi dan menjalani kehidupan normal. Operasi bahkan tidak menjamin dia akan hidup. Dia sekarang akan mencari operasi tulang belakang alternatif untuk memperbaiki hidupnya, bukan seperti yang dokter katakan dalam pernyataannya.

Relawan asal China

Dr. Sergio Canavero telah membuat pernyataannya sendiri dimana dia memastikan bahwa operasi tersebut akan dilanjutkan dengan relawan China. Meski dikritik oleh komunitas ilmuwan dalam eksperimennya, ia berharap sukses.

Dalam sebuah publikasi baru-baru ini, dokter tersebut mengklaim bahwa ia berhasil memotong dan menyambung kembali jaringan saraf tulang belakang dari 9 tikus sebagai bukti konsep percobaan. Saraf tulang belakang dilekatkan dengan menggunakan larutan khusus yang diberi nama polyethylene glycol (PEG). Dia percaya bahwa solusi yang sama dapat digunakan untuk menyatukan kembali kepala manusia yang terputus ke tubuh lain.

Sumber : techworm.net

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here