Upaya Serangan Hacker Terhadap Situs KPU. Polri : Tunggu Langkah KPU

0
10
Server KPU di hacker

Berita7.id – Polri Sampai saat ini belum bisa mengambil tindakan terkait kabar adanya serangan hacker terhadap website Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan bahwa saat ini Polri masih menyaring informasi terkait adanya gangguan terhadap akses informasi hasil pilkada melalui website KPU.

“Kabar yang saya terima, info itu hoax. Coba dipastikan dahulu ke KPU,” Ujar Martin saat dikonfirmasi, Jumat (17/2/2017).

Martin juga menegaskan bahwa polisi pasti akan mengambil tindakan apabila benar ada gangguan terhadap website KPU. “Polisi tunggu KPU saja,” Ujar Martin.

Sebelumnya, Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay membenarkan adanya upaya untuk mengganggu website KPU. Meski demikian, dia menegaskan kalau KPU benar-benar telah mengantisipasi gangguan tersebut.

“Memang ada upaya untuk mengganggu, tapi tidak sampai terganggu. Artinya bahwa mereka berupaya tapi tidak (sampai) mengganggu,” Ujar Hadar saat ditemui di kantornya, Kamis 17 Februari 2017 kemarin.

Saat ini proses rekapitulasi suara berlangsung, ada upaya dari sebagian hecker untuk meretas situs KPU, namun upaya itu tidak berhasil. KPU juga menegaskan bahwa data mereka tidak terganggu dengan upaya-upaya peretasan itu.

Hadar menuturkan bahwa memang selama proses rekapitulasi, situs KPU sempat down. Itu karena KPU sedang menata peralatan dan jaringannya agar tetap optimal.

Hadar juga menegaskan kalau upaya peretasan tersebut tidak mengganggu hasil suara.

“Memang ada yang berupaya banyak sekali, tetapi tidak mengganggu hasilnya. Tidak ada yang masuk dan tidak ada yang mengganggu. Jadi hasil di sini itu sudah hasil hitungan TPS. Kalau teman-teman ada yang kurang yakin, silakan cek TPS-nya itu jumlah suaranya semua,” kata Komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (17/2/2017).

Hadar juga menyebutkan kalau beban kerja yang harus ditanggung oleh perlengkapan mereka memang sangat berat karena dari sisi seluruh daerah yang ada 101 itu mereka harus mengupload formulir-formulir C1 dan meng-entri datanya. Sementara pada waktu yang bersamaan, masyarakat banyak ingin melihat hasilnya.

“Jadi ada suasana di mana kami harus merapikan, itu harus mati. Tetapi pagi ini semua sejak kemarin itu mati sudah lancar,” sambung Hadar.

Hal yang senada juga telah disampaikan oleh Ketua KPU DKI, Sumarno. Dia menuturkan bahwa tim dari situs KPU cukup kuat untuk menangkal upaya peretasan. Sebab, tim KPU cukup kuat untuk mendeteksi berbagai serangan tersebut. Meskipun ada upaya untuk meretas server KPU dan sempat menyebabkan shut down, tetapi kemudian tidak sampai KO, dan kini sudah pulih kembali.

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here