Timses Anies Minta Pengusutan Atas Penemuan Brosur Kampanye Hitam di Jakbar

0
6
Timses anies

Berita7.id – Baru-baru ini Panwaslu Jakarta Barat menemukan sebuah rumah yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan brosur kampanye hitam salah satu pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Timses Anies-Sandi minta hal itu diusut tuntas.

Wakil ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi M Taufik dalam konferensi pers yang diselenggarakan pada hari senin (13/2/2017) di Posko Anies-Sandi, Jl Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, mengatakan kalau penemuan tersebut sudah jelas. Taufik juga menegaskan kalau cara-cara seperti ini bukanlah cara yang baik, sehingga dia meminta kepada pihak yang berwajib agar segera menangani permasalahan ini secara tuntas hingga ke akarnya, siapa yang mengorder dan siapa yang membuat.

M Taufik yang juga merupakan ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini mengaku kaget dengan adanya penemuan 900 ribu selebaran kampanye hitam terhadap Anies-Sandi. Dia menilai saat ini ‘serangan‘ makin gencar.

M Taufik selanjutnya menggambarkan efek buruk dari selebran tersebut. Dia berkata”Kalau satu lembar dibaca oleh 10 orang maka yang baca itu jumlahnya 9 juta orang dan itu bukan jumlah yang sedikit, lebih banyak dari jumlah pemilih yang ada di Jakarta,” urainya.

Wakil Ketua Tim Advokasi Anies-Sandi Yupen Hadi meyebut bahwa proses yang dilakukan sehubungan dengan selebaran tersebut sudah masuk tahap pemeriksaan. Dia juga berharap semua pihak tak menyebarkan brosur-brosur itu. Yupen Hadi juga berharap agar pihak media bisa menjadi fungsi kontrol terhadap persoalan ini, karena kemungkinan besar pengusutan masih belum semuanya. Dia juga berharap bagi siapapun yang masih menyimpan barang-barang itu agar tidak lagi diedarkan.

Sebelumnya sempat diberitakan kalau Panwaslu Jakbar menerima pengaduan dari warga Kelurahan Duri pada Kamis (9/2). Menanggapi hal tersebut, Panwaslu Jakarta Barat langsung melakukan penelusuran dan pada hari Jumat (10/2), sekitar pukul 17.07 WIB, Panwaslu berhasil menemukan rumah yang menjadi lokasi penyimpanan brosur tersebut di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kini barang bukti tersebut sudah ada di Panwas Kota (Panwaslu Jakarta Barat). Barang bukti tersebut berupa dua truk yang berisi brosur yang memuat 10 kebohongan Anies-Sandi.

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here