SBY: Grasi kepada Antasari Azhar Bermotif Politik Untuk Diskreditkan Saya

0
17

Berita7.id – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar menyebut kasusnya adalah bentuk kriminalisasi yang dilakukan atas perintah presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY. Ia berharap agar SBY mau mengatakan yang sebenarnya ke publik mengenai apa yang ia lakukan terhadapnya.

Menaggapi tudingan Antasari tersebut, SBY melalui akun Twitter resminya @SBYudhoyono, Selasa (14/2/2017), mengatakan kalau dia sudah memperkirakan hal ini akan terjadi. SBY juga menegaskan kalau grasi kepada Antasari punya motif politik dan misi untuk menyerang dan mendiskreditkannya.
“Satu hari sebelum pemungutan suara Pilkada Jakarta (saya duga direncanakan), Antasari lancarkan fitnah & tuduhan keji terhadap saya. *SBY*” tweet SBY.

SBY juga menilai tujuan penghancuran namanya yang dilakukan oleh Antasari tidak lain agar pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta nomor urut satu Agus Yudhoyono dan Silviana Murni kalah dalam pilkada 2017 nanti.

“Tujuan penghancuran nama SBY oleh Antasari & para aktor di belakangnya ~ agar Agus-Sylvi kalah dlm pilkada besok, 15 Feb 2017. *SBY*” tweet SBY lagi.
Terkait kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen yang membuatnya harus mendekam di penjara selama 8 tahun, Antasari menegaskan kalau kasusnya adalah bentuk kriminalisasi yang dilakukan atas perintah SBY. Karenanya, dia meminta agar SBY mengatakan yang sebenarnya ke publik mengenai apa yang ia lakukan terhadapnya.

“Saya diajari kejujuran oleh orang tua saya. Untuk itulah saya mohon, kepada Bapak Susilo Bambang Yudhoyono jujur, beliau tahu perkara ini,” ujar pria kelahiran 18 Maret 1953 ini di kantor Bareskrim, Gedung KKP, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2017).

Antasari juga berkata bahwa Ketua DPP Partai Perindo Harry Tanoesoedibjo diduga sebagai pihak yang mendatangi rumahnya atas perintah dari Cikeas untuk tidak menahan besan SBY, Aulia Pohan, dalam kasus aliran dana Bank Indonesia pada 2009.

Menanggapi tudingan mantan Ketua KPK Antasari Azhar, Ketua DPP Partai Perindo Harry Tanoesoedibjo mengatakan kalau tudingan tersebut tidak benar.

“Saya sudah mendapatkan kuasa dari Hary Tanoe. Jawaban beliau itu (tudingan Antasari) tidak benar,” kata Hotman Paris Hutapea saat berbincang dengan Liputan6.com, Selasa (14/2/2017).

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here