Pemuda Yang Menghina Ibu Negara Ini Menyesal Akan Tindakan Bodohnya Di Sosial Media

0
9

Berita7.id – Pernyataan Dodik, pelaku yang menghina Ibu Iriana Joko Widodo atau Ibu Negara RI ini meminta maaf dengan terbata-bata di hadapan para wartawan dari beberapa media serta tim jajaran Kepolisian Mapolrestabes Bandung, Rabu (13/9/2017). Dodik yang terkenal pendiam dan rajin dalam beribadah ini tak habis pikir melakukan tindakan yang sangat tidak masuk akal yaitu menghina Ibu Negara di sosial media nya @warga_biasa. Untuk saat ini pelaku tinggal di hotel prodeo, akibat tindakannya ini sembari menunggu keputusan dari hakim.

Akibat postingannya yang kontroversial itu, serentak masyarakat Indonesia pun marah akan tindakan yang sangat tidak bijak ini. Si pelaku ini pun juga meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia yang sudah melampiaskan kemarahan kepada si pelaku ini. Serta si pelaku pun juga meminta maaf kepada seluruh kerabat dari Ibu Negara ini terutama Bapak Presiden, Ir. H. Joko Widodo dan juga kepada ibu Presiden, Iriana Joko Widodo dan tak lupa anak-anak dari Bapak dan Ibu Presiden ini.

Kasus ini dimulai ketika, pada saat masyarakat yang sedang menjelajah internet atau sosial media ini melihat foto Ibu Negera yang memakai hijab, namun si pelaku memberi kata-kata kotor yang menghina Ibu Negara Republik Indonesia ini. Postingan ini diunggah oleh si pelaku di akun instagramnya dia yaitu @warga_biasa.

Dengan segera pihak polisi pun langsung turun ke masyarakat bergerak cepat untuk menangkap si Pelaku yaitu Dodik ini. Si pelaku ini berhasil dibekuk oleh polisi di daerah Palembang, serta menangkap satu orang lagi yaitu Dani Widya di Bandung, yang disinyalir merupakan teman dekat dari si pelaku. Pihak polisi juga mendapatkan alat barang bukti berupa, dua buah handphone beserta simcardnya.

Si pelaku ini ternyata dia baru saja melaksanakan wisuda di Universitas Sriwijaya bersama 1.574 mahasiswa lainnya ini, banyak orang terdekat si pelaku tak menyangka bahwa sosok si pelaku yang terkenal pendiam dan tidak pernah berbuat yang aneh-aneh ini berbuat tindakan yang sama sekali tidak bijaksana ini di akun sosial media nya. Bahkan keluarga dari si pelaku ini pun tidak menyangka bahwa perangai anaknya yang rajin beribadah dan pendiam ini ditangkap polisi atas tindakannya yang menghina Ibu Negara ini.

Atas perbuatan yang dilakukannya si pelaku akan dijerat Pasal 45 ayat 1 huruf E UU No. 40 Tahun 2008 dengan ancaman hukuman kurungan lebih dari 5 tahun. Ini juga peringatan akan semuanya bahwa berhati-hatilah menggunakan sosial media. Dan gunakan sosial media sebagaimana mestinya.

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here