Menko Kemaritiman, Luhut Panjaitan Merendahkan NKRI, GPI Sangat Setuju!

0
36

Berita7.idSusi Pudjiastuti, sosok Menteri Perikanan dan Kelautan yang kekeuh untuk tetap melakukan peledakan sekaligus penenggelaman kapal asing yang melakukan tindakan illegal fishing di wilayah tanah air Indonesia kerap mendapat dukungan dari publik maupun pihak lainnya.

Baca juga : Disuruh Stop Menenggelamkan Kapal, Menteri Susi: Bilang Pak Jokowi Sana!

Sosok Bastian P. Simanjuntak yang kini menjabat sebagai Presiden Gerakan Pribumi Indonesia menyebutkan, tindakan yang diambil Menteri Susi sangat baik sebagai bentuk hukuman tegas dan penuh wibaya yang mencerminkan kuatnya pemerintah Indonesia terhadap kejahatan asing yang melakukan aktivitas ilegal di perairan Indonesia. Apalagi, pihak asing ini juga melanggar batas batas wilayah dari NKRI.

Kita ini negara berdaulat, bangsanya bangsa pemenang, harus tegas dalam menindak segala bentuk kejahatan asing, karena mereka sudah mencuri hak pribumi dan melanggar kedaulatan NKRI,” tegas dia dalam perbincangan
dengan Kantor Berita Politik RMOL, Ahad, 14 Januari 2018.

Pun, Bastian menekankan, pernyataan yang dikeluarkan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan itu seperti merendahkan harkat serta martabat Indonesia di mata dunia. Ini menyangkut hal ketika Luhut menyebut bahwasanya kapal nelayan yang tertangkap melakukan aktivitas penangkapan ilegal tidak perlu ditangkap, hanya perlu disita.

Pernyataan Luhut memperlihatkan ketidakmampuan pemerintah perihal memikirkan takdir nelayan yang kurang mampu beli kapal penangkap ikan. Apakah Indonesia telah sedemikian parah kemiskinannya?” dia bertanya.

Bastian pun sangat khawatir dengan adanya modus lama yang sudah pernah dilakukan oknum demi kepentingan memperkaya diri sendiri. “Semisal, kapal sitaan dilelang dan akan dibeli kembali oleh pemilik kapal lama tersebut,” Bastian mengungkapkan.

Baca juga : Bikin Peraturan Kacau, Komisi IV DPR Minta Jokowi Jewer Kuping Menteri Susi

Karena itu, Bastian dengan tegas minta ke pemerintah untuk mengkaji ulang nasib nelayan, pun pada hal ini termasuk penyediaan kapal penangkap ikan kepada nelayan yang tidak mempunyai kapal, bukan malah memanfaatkan kapal bekas dari pencuri negara tetangga.

Betapa hancurnya bangsa Indonesia suka menggunakan barang milik pencuri? Harus diharamkan! Kami minta supaya pemerintah pro-aktif mengembat erat harkat serta martabat NKRI, supaya kita dihormati oleh bangsa-bangsa lain. Dilanjut oleh ibu Susi!” katanya.

Facebook Comments