Gubernur Terpilih DKI Anies Baswedan Hadir Dalam Milad FPI ke-19

0
9

Berita7.id – Front Pembela Islam (FPI) hari ini merayakan milad ke-19 bertempat di Stadion Muara Kamal, Penjaringan, Jakarta Utara. Ribuan massa telah memenuhi kawasan tersebut.

Ribuan massa yg kebanyakan mengenakan pakaian serba putih sudah hadir semenjak pukul 03.00 WIB. Tidak banyak polisi yg menjaga lokasi Milad. Pengamanan justru lebih banyak dilakukan oleh Laskar FPI. Mereka menjaga dari titik beberapa jalan hingga menuju stadion.

Sepanjang jalan terlihat spanduk & umbul-umbul berwarna hijau dan putih bertuliskan FPI terpasang pada jalan menuju stadion. Hingga pada pukul 06.44 WIB stadion sudah dipadati oleh jamaah FPI.

Gubernur Jakarta terpilih Anies Rasyid Baswedan juga menghadiri milad FPI tadi. Anies menaruh sambutan usai Salat Subuh berjamaah.

“Yang aku hormati imam besar FPI Habib Rizieq, semoga panjang umur & kesehatan diberikan kepadanya. Habib Muhsin Alatas, pengajar kita & pembimbing kita Abdul Rasyid, para ulama, tokoh masyarakat, dan keluarga besar FPI yang tersebar di seluruh Indonesia yang pagi ini hadir pada subuh berjamaah istigosah Akbar dan doa bagi negeri ini”, ujar Anies pada kata sambutannya, Sabtu (19/8).

Kepada massa FPI, Anies menyampaikan beruntungnya Indonesia yang memiliki keragaman. Ia meminta agar Kebhinekaan tadi selalu dijaga.

“Bangsa ini merupakan bangsa yang bhinneka. Kita lihat goresan pena di depan, merawat Kebhinekaan. Tidak banyak bangsa di global yang mempunyai kebhinekaan seperti kita”, tuturnya.

“Harus hadir bukan mengancam, wajib hadir justru merawat kebhinekaan. Ini adalah komitmen yang sudah saya dengar berkali-kali. Mari tunjukkan ke seluruh dunia bahwa 19 tahun bepergian kemarin & tahun-tahun ke depan adalah tahun-tahun di mana rakyat Indonesia mencicipi kehadiran FPI menjadi penjaga Kebhinekaan.”

Selain itu, Anies pula mengajak massa FPI memperjuangkan keadilan pada dalam Kebhinekaan. Ikut mengatasi ketimpangan sosial, dengan demikian persatuan akan terbentuk.

“Di aneka macam tempat di dunia terjadi perseteruan, karena itu tanggung jawab kita merupakan menghadirkan persatuan pada Indonesia. Tapi persatuan tak bisa dihadirkan dalam ketimpangan, harus hadir pada keadilan. Mari kita sama-sama perjuangkan keadilan pada Indonesia. Ketimpangan hanya mengantarkan dalam kecemburuan dan perpecahan. Mari ikhtiarkan sama-sama upaya pengentasan kemiskinan. Dengan hadirnya keadilan maka akan hadir persatuan di negeri ini”, pungkasnya. [MERDEKA.COM]

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here