FPI : Kami Akan Jadi Garda Terdepan Untuk Menjaga NKRI

0
11

Berita7.id – Front Pembela Islam (FPI) menggelar Milad ke-19 yang bertempat di Stadion Muara Kamal, Jakarta Utara, Sabtu (19/8). Ribuan anggota FPI dan Laskar Pembela Islam (LPI) menghadiri Milad yg kali ini bertemakan “Merawat Kebhinekaan Dalam Bingkai NKRI Bersyariah”.

Dalam acara Milad tersebut, sejumlah janji dilontarkan oleh ormas pimpinan Habib Rizieq Syihab tersebut meski tanpa dihadiri oleh Habib Rizieq. Mereka berjanji merawat kebhinekaan sampai menjadi garda terdepan menjaga NKRI dari gerombolan yang berupaya memecah belah bangsa Indonesia.

“Kami akan jadi garda terdepan untuk menjaga NKRI dari kelompok-kelompok yang ingin memecah belah bangsa Indonesia,” demikian ucap Ketua FPI KH Ahmad Sobri Lubis, Sabtu (19/8).

Sobri menyampaikan telah mengimbau pada seluruh anggota buat saling menghormati sesama anak bangsa, tak terkecuali bagi mereka yg beragama non muslim baik itu Kristen, Khatolik, Hindu, Budha.

“Mari kita jaga saudara-saudara kita yang beragama non Muslim”, kata Sobri seraya disambut gema takbir.

Dalam Milad memang dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari tokoh lintas agama. Lewat kehadiran mereka, FPI menjelaskan sudah menjadi bukti bahwa anak bangsa yang tidak sama dengan kepercayaan mereka telah mereka hormati. Dalam acara tersebut, juga turut hadir perwakilan dari kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia. FPI menjelaskan kehadiran kepolisian & TNI membuktikan bahwa mereka memiliki hubungan baik dengan siapa pun.

Tokoh ada lintas agama ¬†seperti bapak Lius, Rudy dari keuskupan agung, lalu hadir juga gubernur terpilih Anies Baswedan, Tomi Soeharto, Kapolres Jakarta Utara. Aparat pemerintah baik sipil, militer atau TNI Hadir mendukung acara ini”, pungkas Ketua DPD FPI Jakarta Selatan, Ustad Abdul Majid.

Baca juga : Gubernur Terpilih DKI Anies Baswedan Hadir Dalam Milad FPI ke-19

Abdul Majid berkata lewat kedatangan tokoh lintas agama itu seolah mengambarkan bahwa cap bahwa FPI ormas tidak menghargai mereka yg non muslim tidaklah benar. Dia menjamin, FPI senantiasa bersinergi menggunakan ormas lain meski tidak selaras.

“Milad FPI ke-19 bertepatan dengan HUT RI ke-72 kita ajak berdasarkan berbagai macam lintas agama untuk menunjukkan bahwa FPI senantiasa sinergi dengan mereka. Jadi fitnah dari mereka yang enggak tahu terjawab sudah”, kata Abdul Majid.

Saat Milad tadi, Ketua Badan Musyawarah Kristen Indonesia, Agus menaruh hadiah satu buket bunga mawar kepada FPI. Hadiah tersebut diberikan ketika acara tengah berlangsung.

“Izinkan kami menaruh bunga buat FPI”, kata Agus.

Milad dihadiri pula oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) perwakilan Katolik Budi Pratikno, Kepala Muslim Tionghoa Indonesia (Musti) Jusuf Hamka serta Ketua Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) DKI Jakarta Pendeta S Supit.

Supit mengungkapkan sebagai pemimpin ormas agama telah mengenal pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab dari tahun 2004.

“Sejak 13 tahun yang lalu, kami mengadakan paskah pertama di Monas tepatnya, kami bersilaturahmi dengan Habib Rizieq”, ujarnya.

Dia menceritakan, FPI terkenal menggunakan kekerasan dan ditakuti oleh umat agama lain. Tetapi menurutnya, waktu bertemu Rizieq berdiskusi soal nilai-nilai humanisme.

“Sebenarnya di luar misalnya itu kalau saya lihat ketemu & berdialog dengan Habib (Rizieq) tidak seperti yang kita duga dan seringkali sekali nilai-nilai kemungkaran untuk menjatuhkan kemanusiaan dan perangi prostitusi”, katanya. [MERDEKA.COM]

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here