Arkeolog menemukan bukti bagaimana orang Mesir Kuno membangun Piramida Agung di tahun 2600BC

0
8

Berita7.id – Bukti baru menunjukkan bahwa orang-orang Mesir Kuno membangun Piramid Besar di Giza dengan mengangkut 170.000 ton batu kapur di kapal.

Telah lama diketahui bahwa batu itu diekstraksi delapan mil jauhnya di Tura dan granit yang digunakan dalam struktur monumental digali 858km jauhnya di Aswan, menurut laporan The Sun.

Namun, para arkeolog tidak setuju mengenai bagaimana bahan tersebut dikirim ke Giza, yang sekarang menjadi bagian dari Kairo modern, untuk pembangunan makam Firaun Khufu di tahun 2600BC.

Kini misteri itu bisa menjadi langkah lebih jauh untuk dipecahkan setelah ditemukannya gulungan papirus kuno, perahu seremonial dan jaringan saluran air.

Bukti baru menunjukkan bahwa ribuan buruh mengangkut 170.000 ton batu kapur di sepanjang Sungai Nil dengan perahu kayu yang dibangun dengan papan dan tali.

Blok 2,5 ton dikangkut melalui sistem kanal yang dirancang khusus sebelum sampai di pelabuhan pedalaman yang dibangun hanya beberapa meter dari dasar Piramida Agung.

Gulungan papirus adalah satu-satunya catatan tangan pertama tentang bagaimana piramida dibangun, dan ditulis oleh seorang pengawas bernama Merer.

Dia menjelaskan secara rinci bagaimana batu kapur tersebut dipindahkan dari tambang Tura ke Giza dengan menggunakan jalur air Perunggu.

Arkeolog Mark Lehner juga menemukan bukti adanya jalur air di bawah dataran tinggi piramid itu berada.

Dia mengatakan: “Kami telah menggariskan kanal tengah, yang menurut kami merupakan area pengiriman utama ke kaki Dataran Tinggi Giza.”

Penemuan baru itu disiarkan dalam sebuah film dokumenter berjudul Egypt’s Great Pyramid: The New Evidence.

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here