41 BEM Kompak Siapkan Gerakan Mahasiswa Menggugat, Nih Tuntutannya

    0
    17
    41 BEM Kompak Siapkan Gerakan Mahasiswa Menggugat, Nih Tuntutannya

    Berita7.id Sebanyak 41 Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) di wilayah Jawa Barat kompak untuk menggelar konsolidasi. Konsolidasi yang mengatasnamakan “Gerakan Mahasiswa Jawa Barat Menggugat” itu sepakat mengajak seluruh BEM di Indonesia untuk menyelaraskan dan mempersatukan gerakan.

    “Sudah saatnya seluruh BEM di Indonesia bersatu dalam gerakan,” kata Presiden Mahasiswa BEM Telkom University selaku tuan rumah, yang juga perwakilan Gerakan Mahasiswa Jawa Barat Menggugat, Yusuf Sugiyarto, Senin (7/10).

    Dia menyebutkan ada lima poin penting dari hasil konsolidasi tersebut, yaitu:

    1. Gerakan Mahasiswa Jawa Barat Menggugat berkomitmen melanjutkan 7 tuntutan tuntaskan reformasi.

    2. Gerakan Mahasiswa Jawa Barat Menggugat berkomitmen akan terus mengawal seluruh proses penolakan RUU KPK sampai tahapan judicial review.

    3. Gerakan Mahasiswa Jawa Barat Menggugat menuntut kepolisian untuk menjamin tidak adanya lagi tindakan represif terhadap demonstran.

    4. Gerakan Mahasiswa Jawa Barat Menggugat mengajak seluruh aliansi BEM di Indonesia untuk menyelaraskan gerakan dan merumuskan persatuan.

    5. Gerakan Mahsiswa Jawa Barat Menggugat akan serius mengawal pemerintah dengan landasan kajian permasalahan kedaulatan bangsa dan negara.

    Yusuf menyatakan pergerakan mahasiswa masih butuh penyempurnaan. Karenanya, perlu membuka kritik internal. Selain itu masih ada sekat-sekat dalam gerakan mahasiswa maka perlu ada persatuan agar pergerakan berbuah kemenangan mutlak.

    Dia menilai, beberapa pergerakan yang terjadi kemarin menunjukkan mahasiswa telah kembali menjadi parlemen jalanan, dan itu merupakan hal positif.

    “Pergerakan mahasiswa sebagai parlemen jalanan diperlukan untuk mengkritik secara substansial kepada DPR dan pemerintah. Hal itu menjadi tanggung jawab bersama. Jangan hanya menjadi euforia sesaat tetapi harus jadi budaya mahasiswa untuk terus mengisi ruang opisisi dengan gerakan intelektual,” tegasnya.

    Yusuf berharap gerakan BEM-BEM ini tetap dipertahankan sampai kapanpun dan menjalankan kemurnian gerakan mahasiswa, menjaga persatuan-kesatuan bangsa Indonesia, serta konstruktif dalam membangun peradaban dan kemajuan bangsa Indonesia ke depan.

    “Kami tetap konsisten mengawal pemerintah dan DPR ke depan dengan tetap menjunjung tinggi keutuhan serta persatuan bangsa Indonesia. Dengan niat tulus ikhlas untuk kedaulatan Bangsa Indonesia ke depan,” ujarnya.

    Menurut Yusuf, sudah saatnya mahasiswa selaku insan akademis serius mengawal pemerintah. Menjadi oposisi sejati untuk kepentingan rakyat.(esy/jpnn) 

    41 BEM yang hadir dalam konsolidasi: 

    1. Telkom University

    2. Universitas Pasundan

    3. Universitas Siliwangi

    4. IAID Ciamis

    5  Univeritas Al-Ghiffari

    6. Ekuitas

    7. Universitas Nurtanio

    8. STAIPI

    9. Universitas Jendral Ahmad Yani

    10. IPI Garut

    11. Universitas Garut 

    12. Universitas Galuh Ciamis

    13. STIKES Ahmad Yani

    14. BSI

    15. STIMLOG

    16. Universitas Islam Bandung

    17. Universitas Padjajaran

    18. STAI Baitu Aqrom

    19. Universitas Perjuangan

    20. Sekolah Tinggi Hukum Garut

    21. Telkom University

    22. Universitas Pasundan

    23. Universitas Siliwangi

    24. IAID Ciamis

    25. Univeritas Al-Ghiffari

    26. Kampus Ekuitas

    27. Universitas Nurtanio

    28. STAIPI

    29. Universitas Jendral Ahmad Yani

    30. IPI Garut

    31. Universitas Garut 

    32. Universitas Galuh Ciamis

    33. STIKES Ahmad Yani

    34. BSI

    35. STIMLOG

    36. Universitas Islam Bandung

    37. Universitas Padjajaran

    38. STAI Baitu Aqrom

    39. Universitas Perjuangan

    40. Sekolah Tinggi Hukum Garut

    41. STAI al-ma’arif Ciamis [nn]

    Komentar Anda
    Loading...

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here