Romahurmuziy Akui Rekomendasikan Haris Jadi Kakanwil Kemenag

0
8
Anggota DPR yang juga eks Ketum PPP, Romahurmuziy
Anggota DPR yang juga eks Ketum PPP, Romahurmuziy ditangkap KPK

Berita7.id – Anggota DPR yang juga eks Ketum PPP, Romahurmuziy, mengaku meneruskan aspirasi terkait nama Haris Hasanuddin yang mengikuti seleksi posisi Kakanwil Kemenag Jawa Timur (Jatim). Aspirasi ini diteruskan Romahurmuziy ke pihak Kementerian Agama.

“Yang saya lakukan adalah meneruskan aspirasi sebagai anggota DPR dan sebagai ketum PPP saat itu. Banyak sekali pihak-pihak yang menganggap saya orang yang bisa menyampaikan aspirasi (ke) pihak yang mempunyai kewenangan. Bukan hanya Kementerian Agama tentunya, di lingkungan lain, orang menyampaikan pun biasa,” kata Romahurmuziy saat keluar dari gedung KPK dalam jeda pemeriksaan, Jumat (22/3/2019).

Namun Romahurmuziy menegaskan rekomendasi Haris Hasanuddin tak mengesampingkan proses seleksi untuk posisi Kakanwil Kemenag Jatim. Semua aturan seleksi pejabat tinggi di Kemenag, diklaim Rommy, diikuti.

“Tetapi proses seleksi mengikuti koridor, misalnya yang dilakukan Saudara Haris Kakanwil, apa yang saya terima referensi dari orang-orang tokoh masyarakat dan tokoh agama yang sangat dan tentu itu menjadi saya dukungan moral. Oh ini direkomendasikan orang berkualitas,’ jadi kemudian saya sampaikan kepada pihak kompeten tidak menghilangkan proses seleksinya, proses seleksi saya tidak intervensi, proses seleksi dilakukan panitia yang sangat profesional,” papar Rommy.

KPK sebelumnya membeberkan kongkalikong kelulusan seleksi pejabat tinggi di Kementerian Agama. Kakanwil Kemenag Jawa Timur (Jatim) Haris Hasanuddin, yang jadi tersangka penyuap Ketum PPP Romahurmuziy, diduga pernah dikenai hukuman disiplin.

“Pada sekitar pertengahan Februari 2019, pihak Kemenag menerima informasi bahwa nama HRS (Haris Hasanuddin) tidak termasuk 3 nama yang akan diusulkan ke Menteri Agama. HRS diduga pernah mendapatkan hukuman disiplin sebelumnya,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Sabtu (16/3).

Haris dan Muhammad Muafaq Wirahadi mengikuti seleksi terbuka calon pejabat pemimpin tinggi Kemenag pada akhir 2018. Haris mendaftar sebagai calon Kakanwil Kemenag Jatim, sedangkan Muafaq Wirahadi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.

“Diduga terjadi komunikasi dan pertemuan antara MFQ dan HRS dengan RMY dan pihak lain. MFQ dan HRS diduga menghubungi RMY untuk mengurus proses lulus seleksi jabatan di Kementerian Agama RI,” sambung Syarif.

Dari pemeriksaan sementara, KPK mendapatkan informasi diduga Haris menyetor duit Rp 250 juta ke Romahurmuziy. Pada awal Maret 2019, Haris dilantik Menteri Agama menjadi Kepala Kanwil Kemenag Jatim.

Sedangkan Muafaq, disebut KPK, menyetorkan duit Rp 50 juta ke Romahurmuziy di Surabaya pada Jumat (15/3). KPK kemudian melakukan operasi tangkap tangan (OTT). (dtk)

Please Login to comment
  Subscribe  
Notify of