Tim Prabowo-Sandi Tidak Risau Terkait Tabloid Indonesia Barokah

0
412
Prabowo subianto

Berita7.id – Sejumlah masjid di Ciamis dan Tasikmalaya, Jawa Barat, beredar ribuan eksemplar tabloid Indonesia Barokah. Tabloid Indonesia Barokah ini berisi tulisan yang diduga menyudutkan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menanggapi peristiwa ini, Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Sudirman Said menegaskan pihaknya tidak risau. Cara-cara tersebut digunakan untuk menjatuhkan Prabowo-Sandi dianggap sudah kuno.

Sudirman mengatakan, penyebaran tabloid berisi fitnah yang menyudutkan paslon tertentu merupakan cara primitif dan bertentangan dengan prinsip Prabowo-Sandi. Khususnya yang menganggap pesta demokrasi sebagai ajang memberikan pendidikan politik bagi rakyat.

“Biar masyarakat lihat deh, itu cara-cara primitif menurut saya dan sudah dari awal saya mengatakan, ayo kita adu gagasan, adu kebaikan, adu pesan-pesan baik, jangan menyebarkan hal begitu. Biar masyarakat menilai. Gak mungkin kan kita bikin sendiri, yang bikin kan pasti orang lain. Jadi biar saja,” kata Sudirman dalam keterangan tertulis Rabu malam 23 Januari 2019

Sudirman juga mengatakan bahwa peredaran tabloid Indonesia Barokah tidak akan menggembosi elektabilitas Prabowo-Sandi di pilpres nanti. Justru sebaliknya, pihak yang menyerang itu dengan membabibuta adalah pihak yang takut kalah.

“Insya Allah masyarakat kita sudah cukup cerdas. Kan tabloid bukan satu-satunya sumber bacaan. Mereka nonton tv, punya medsos, punya akses kepada jejaring internet, jadi kami tidak terlalu khawatir dengan yang begituan,” kata Sudirman.

“Kalau menyerang terlalu bombastis, katanya yang menyerang itu tanda-tanda tidak secure. Saya pernah dengar penuturan seorang ahli prilaku hewan. Hewan yang menyerang itu, tanda hewan itu sedang tidak nyaman, sedang tidak aman. Jadi melakukan tindakan begitu,” ujar Sudirman.