Andi Arief Mengaku Twitnya Mengenai Mahar 500M Perintah dari Partai

0
37
Andi Arief (Sumber: google)

Berita7.id – Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief punya alasan menyatakan Prabowo Subianto sebagai Jenderal Kardus di akun twitter pribadinya @AndiArief_, beberapa waktu lalu.

Menurutnya istilah jenderal kardus dalam twit 8 Agustus lalu bukan dari dirinya sendiri melainkan perintah dari partai.

Termasuk dugaan mahar politik yang diserahkan Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS.

Bahkan sambung Andi, pernyataan dirinya melalui media sosial telah dibenarkan oleh Sandiaga Uno. Ia juga menyatakan twit yang ditulis untuk Prabwo Subianto maupun Sandi bisa dipertangungjawabkan.

“Bola bukan lagi di tangan saya, jadi sudah terkonfirmasi.
saya siap lahir batin, karena saya bermaksud baik,” ujarnya dalam telewicara KompasTV, Senin (13/8).

Lebih lanjut Andi tidak takut jika pernyataannya di twitter berujung pada konsekuensi hukum. Mantan staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini menyatakan akan menjalankan proses hukum, jika kicauannya di proses oleh pihak kepolisian.

Ia bersedia dikonfrontir dengan pihak yang merasa dirugikan dengan pernyataannya di twitter dan menolak minta maaf perihal isu mahar Rp 500 miliar ke PKS dan PAN itu.

“Saya orang yang taat hukum, pasti akan hadir, tidak mungkin saya menghindar. Saya siap dikonfrontir untuk menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.

Komentar Anda