PDIP Geruduk Kantor Radar Bogor, Staff Dipukul

0
93
PDIP Geruduk Kantor Radar Bogor

Berita7.id – Aksi kekerasan dipertontonkan sekitar seratus orang kader dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada kantor media Radar Bogor di Jalan KH. R. Abdullah Bin Muhammad Nuh, Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu 30 Mei 2016 sekitar pukul 16.00.

Pemimpin Redaksi Radar Bogor Tegar Bagja, menuturkan, massa PDIP yang datang beramai-ramai dengan motor dan pengeras suara tanpa pemberitahuan sebelumnya, tak hanya merusak properti kantor, namun juga memukul staf yang saat itu bertugas.

“Mereka datang dengan marah-marah, membentak, mengejar staf kami yang ada di depan, dan merusak dengan sengaja properti kami. Secara fisik, satu orang staf kami ada yang dipukul tapi ditangkis. Itu terjadi di belakang Aula Radar Bogor di lantai satu. Saya juga didorong-dorong,” ujar Tegar.

Aksi kekerasan ini ditanggapi luas oleh berbagai kalangan termasuk Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta.

Mereka mengecam tindakan sewenang-wenang kader PDIP yang melakukan intimidasi terhadap media massa.

“Mengutuk keras aksi kekerasan yang dilakukan kader dan simpatisan PDIP di ruang redaksi. Mendesak kepolisian mengusut tuntas aksi kekerasan dan memprosesnya secara hukum,” tulis Ketua AJI Jakarta Asnil Bambani dalam keterangan pers, Kamis, 31 Mei 2018 seperti dirilis CNN.

Asnil menyatakan, jika PDIP keberatan dengan pemberitaan Radar Bogor bertajuk ‘Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp112 juta’, dengan ilustrasi foto Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, maka seharusnya menempuh mekanisme diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 Tentang Pers.

Sementara, publik menilai, aksi kekerasan yang dipertontonkan massa PDI P ini merupakan aksi persekusi.

Silakan simak video bukti kebrutalan massa PDI P yang melakukan kekerasan di kantor Radar Bogor Rabu, 30 Mei 2018.

Komentar Anda