Kerja Cuma Koki, TKA Asal China Ditulis Jabatannya Manager Produksi

0
7

Berita7.id – Jajaran Imigrasi Klas II Entikong bersama Tim Satgas TKA Provinsi Kalbar, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap tenaga kerja asing (TKA) pada Kamis (24/5) siang.

Kali ini inpeksi menyasar perusahaan tambang PT. Bintang Barito Jaya (BBJ) di perbatasan Desa Sungai Tekam dan Desa Malenggang Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau.

Sidak dipimpin langsung Kepala Imigrasi Klas II Entikong, Herry Prihatin. Menggunakan empat unit mobil, petugas mendatangi lokasi perusahaan tambang emas milik Mr. Liu, warga negara Tiongkok yang bekerja sama dengan WNI tersebut.

Setibanya di sana, petugas menemukan 30 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok. Satu di antaranya perempuan.

Diberitakan Rakyat Kalbar, setelah didata anggota Tim Satgas TKA Kalbar, petugas menemukan ketidak sesuaian antara dokumen dengan jenis pekerjaan para TKA.

Untuk mendata, petugas juga terpaksa menggunakan jasa penerjemah, lantaran tak satupun dari mereka yang mengerti bahasa Indonesia.

Ketidak sesuaian antara jabatan dengan pelaksanaanya,” ujar Anggota Satgas UPT Satgas TKA Provinsi Kalbar, Giri Pratiknyo usai sidak.

Mereka itu kata dia, sebutannya pekerja kasar. Sebenarnya jumlah mereka 31 orang. Tapi satu orang katanya sedang ke Pontianak,” jelasnya.

Salah satu contoh ketidak sesuaian antara dokumen dan jenis pekerjaan adalah ketika petugas memeriksa dokumen salah seorang TKA. Di dokumennya tertulis sebagai manajer produksi. Tapi kenyataannya hanya koki di perusahaan tersebut.

Lantaran tak sesuai, Giri kemudian meminta TKA tersebut segera dikeluarkan dari lokasi kerja di PT BBJ. Pihaknya sudah ingatkan dengan manajemennya. Surat resmi juga akan dikirim. “Dalam satu atau dua hari harus keluar,” tegasnya.

Untuk memastikan bahwa TKA tersebut keluar dari lokasi PT BBJ, pihaknya akan turun langsung ke perusahaan. “Nanti kita akan turun lagi sekalian membawa surat tadi,” janji Giri.

Ditambahkan Kepala Imigrasi Klas II Entikong Herry Prihatin, TKA di PT BBJ sebenarnya mengantongi dokumen lengkap. Akan tetapi berdasarkan keterangan dari Satgas TKA Kalbar, jabatan mereka tidak sesuai.

Dokumen lengkap, seperti izin tinggal Imigrasi, izin kerja juga lengkap. Tadi sudah ditemukan jabatanya tidak sesuai,” katanya.

Untuk itulah lanjutnya, kesimpulan dari Satgas TKA memberikan waktu beberapa hari untuk diperbaiki administrasinya.

Tadi ada kesepakatan, berhubung tidak ada penginapan terdekat maka dikasih waktu beberapa hari untuk diperbaiki administrasinya lagi, mereka (TKA) itu tak boleh kerja di situ lagi sebelum direvisi,” terang Herry.

Komentar Anda