Mourinho Bantah Pernah Jual Salah

0
2

Berita7.id – Jose Mourinho menolak disebut dirinya dalang di balik penjualan Mohamed Salah dari Chelsea ke AS Roma.

Pria Portugal itu membeli bintang Mesir tersebut dari FC Basel empat tahun silam saat sang juru taktik melihat bakat besar yang dimiliki sang pemain.

Kendati demikian, Salah kesulitan menemukan bentuk terbaiknya di bawah komando eks manajer Inter Milan dan Real Madrid itu. Pada akhirnya Salah dijual ke AS Roma setelah sebelumnya sempat menjalani peminjaman di Fiorentina.

Musim ini, Salah tampil sensasional sejak bergabung dengan Liverpool di awal periode 2017/18. Si winger sudah mengepak 43 gol dalam 47 pertandingan di seluruh kompetisi bersama The Reds. Dia berpeluang mendulang Sepatu Emas dan membawa Liverpool juara Liga Champions.

Banyak pihak yang menuding Mourinho sebagai sosok yang bertanggung jawab saat Chelsea melepas Salah. Tetapi, sang manajer memberikan bantahannya.

“Orang-orang mengatakan bahwa saya ini adalah pihak yang menjual Salah namun ini justru sebaliknya. Saya justru yang membeli Salah,” kata Mourinho kepada ESPN Brazil.

“Ini adalah kebalikannya. Saya adalah orang yang mendatangkan Salah. Saya adalah pihak yang meminta Chelsea untuk membeli Salah.

“Namun dia datang sebagai pemain muda, secara fisik belum siap, secara mental juga belum siap. Ditilik dari segi sosial dan budaya, dia seperti tersesat dan semua hal terasa sulit untuknya.

“Kami akhirnya memutuskan untuk meminjamkannya dan dia juga meminta itu. Dia menginginkan lebih banyak menit bermain, ingin mematangkan diri, ingin pergi ke tempat lain dan kami mengirimnya ke Fiorentina, dan di Fiorentina itulah dia mulai dewasa.”

“Chelsea memutuskan untuk menjualnya, oke? Dan ketika mereka mengatakan bahwa saya adalah orang yang menjual dia, itu adalah sebuah kebohongan. Saya setuju untuk meminjamkannya, saya rasa itu adalah langkah yang perlu.”

“Di sepakbola kami melakukan banyak kesalahan. Beberapa kali sejumlah pemain berkembang dalam cara yang tidak diduga, beberapa yang lain tidak mencapai level lain seperti yang mereka inginkan, jadi saya tidak ingin berpikir bahwa itu adalah kesalahan, ini hanya bagian dari pekerjaan.”

Komentar Anda