Pemerintah Anggarkan Rp 300Miliar Untuk Menggaji Dosen Impor

0
12
Pemerintah Anggarkan Rp 300Milyar Untuk Menggaji Dosen Impor

Berita7.id – Ide pemerintah guna mengimpor dosen asing telah sampai kepada tahap yang lebih teknis.

Lewat Kementerian Riset, teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), pemerintah sudah menganggarkan uang kurang lebih rupiah 300 miliar guna menggaji dosen asing yg langsung didatangkan ke Indonesia.

Dirjen sumber Daya IPTEK dan Dikti, Prof Ali Ghufron kisaran upah tiap-tiap dosen asing tersebut bakal beragam, mulai dari rupiah 0 sampai mencapai 4 ribu dollar AS.

“Itu baru dugaan, tapi nanti gajinya bakal merujuk pada skema kerja sama bersama dosen asing tersebut,” kata Ghufron kepada jurnalis di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Dirinya memaparkan, ada sekian banyak skema yg sudah didesain oleh Kementerian terkait proses masuk dan penyebaran dosen asing tersebut. Di antaranya, atas pengajuan atau permintaan perguruan tinggi, atau lewat invitasi kepada negara bersangkutan.

Buat Ghufron, sampai saat ini setidaknya telah ada 70 perguruan tinggi tinggi baik negeri maupun swasta yg ajukan agar dosen asing mampu mengajar. Perguruan tinggi tercatat seperti kampus Universitas Indonesia (UI), kampus Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

“jadi kan mereka perguruan( tinggi) ajukan usulan pengajuan terhadap kami. tawaran itu merincikan alasan dan target perguruan tinggi mengundang dosen asing tersebut. perlu diingat, kami akan seleksi, tak dapat sembarangan pilih,” tegas Ghufron.

Sesudah nantinya berjalan, lanjut Ghufron, Kemenristekdikti kembali bakal melaksanakan pemeriksaan dan penilaian secara berkala untuk dosen asing tersebut.

Menurut dia, bila ke depan kinerja tak memuaskan dan jauh dari target, pemerintah langsung memutus kerja sama.

Untuk skema undangan, sementara ini Kemenristekdikti cuma memberlakukan bagi vokasi.

Dimana, lanjut Ghufron, Kemenristekdikti telah bekerja sama bersama Thailand dan Jerman.

Alhasil, dia memastikan tidak perlu ada keragu-raguan yang berlebih tentang kehadiran dosen asing.

Dikarenakan, pemerintah kata dia, sudah mempunyai regulasi dan skema yang cukup ketat.

Pada awal mulanya, kabar pemerintah bakal mengimpor tenaga pengajar pada perguruan tinggi di Indonesia menuai pro kontra.

Menristekdikti Mohammad Nasir menyampaikan, Indonesia memerlukan 200 dosen asing guna mendongkrak kualitas dan mutu pendidikan tinggi.

Komentar Anda