Sudah Saatnya Rizal Ramli Pimpin Negeri Ini

0
5

Berita7.id – Ratusan Satgas Nasional Cakra Buana PDI Perjuangan mengawal rangkaian kegiatan ekonom senior Rizal Ramli semasa di Bandung dan Tasikmalaya pada Sabtu (14/4).

Kepala Satgasus DKI Cakra Buana, Kadiman Sutedy mengatakan, pengawalan terhadap Rizal Ramli merupakan bentuk apresiasi dari kader PDIP atas komitmen mantan Menko Maritim di era pemerintahan Jokowi tersebut yang konsisten dalam menjalankan konsep Trisakti yang diajarkan Bapak Pendiri Bangsa, Soekarno.

Baca juga: Rizal Ramli: Ekonomi Indonesia Tetap Mandek Di 5 Persen Hingga 2019

“Semasa ia menjabat, tidak ada satu pun ajaran Bung Karno tentang Trisakti yang melenceng. Misalnya, soal berdaulat di bidang politik, Rizal Ramli lah yang mengubah nama Laut Cina Selatan menjadi Laut Natuna Utara. Di bidang ekonomi, Rizal konsisten melawan neoliberalisme, yakni pembangunan ekonomi melalui utang,” ujar pria yang karib disapa Yongki ini di Pondok Pesantren Raudatul Muta’alimin, Tasikmalaya, Sabtu malam (14/4).

Bagi Yongki, pengawalan terhadap Rizal Ramli sebenarnya tidaklah cukup untuk membalas jasa-jasa menko Ekuin semasa pemerintah Abdurrahman Wahid itu terhadap masyarakat Indonesia. Rizal Ramli, sambung Yongki, harus diberikan kesempatan untuk memimpin negeri ini.

“Saya sudah lama kenal Rizal Ramli. Semasa hidupnya selalu menjadi penasihat Presiden. Tapi, hanya sedikit nasihatnya itu yang diimplementasikan penguasa. Padahal, semua ide dan gagasannya selaras dengan pemikiran Soekarno. Kini saatnya ia pimpin negeri ini,” tegas Yongki.

Satuan Tugas (Satgas) Cakra Buana dibentuk selain menjadi garda bangsa, juga sebagai upaya mendukung penguatan organisasi ketahanan negara, dan menjaga masa persiapan kampanye.

Anggota Satgas Cakra Buana direkrut dari mulai latar belakang pendidikan rendah yang belum memiliki pekerjaan tetap.

Baca juga: Rizal Ramli: Pecat Enggartiasto, Karena Bahayakan Ekonomi Indonesia

Lahirnya Satgas Nasional PDI Perjuangan Cakra Buana ini merupakan sebuah perjalanan yang cukup panjang.

Secara harfiah, Cakra berarti Senjata, dan Buana berarti Dunia. Maka, Cakra Buana berarti Satuan Tugas PDIP Perjuangan yang akan selalu menjadi senjata partai di dalam menjaga harkat, martabat, dan kedaulatan NKRI.

Komentar Anda