Postur tidur selama kehamilan yang harus dihindari – 600 kata

0
18

Postur tidur selama kehamilan yang harus dihindari
Selama kehamilan, selain nutrisi, olahraga, posisi tidur dan apa yang paling bermanfaat untuk kehamilan adalah hal yang banyak ibu hamil perhatian. Posisi tidur sangat penting bagi kesehatan ibu dan janin. Silahkan simak tips ibu hamil dibawah ini untuk mengetahui postur tidur yang harus dihindari selama kehamilan.
Pada forum kehamilan, salah satu pertanyaan paling umum adalah bagaimana postur tidur yang terbaik selama kehamilan?
Seiring bertambahnya jumlah minggu kehamilan, ukuran dan ukuran rahim meningkat. Pada minggu-minggu terakhir kehamilan, rahim hampir menutupi area rongga perut, menyebabkan jaringan dan organ lain berkontraksi. Ketidaknyamanan saat hamil terutama saat tidur. Ada banyak wanita mengeluh bahwa sering insomnia dan sulit tidur.
Bahkan banyak wanita khawatir kalau berbaring di posisi yang salah bisa mematahkan kaki mereka, patah tangan. Yang lebih penting lagi, postur tidur adalah salah satu hal yang mempengaruhi suplai darah janin.
Di sini kami menyarankan beberapa posisi tidur harus diterapkan dan harus dihindari saat hamil:
Jangan berbaring telentang dan berbaringlah di sisi kanan dan berbaringlah di perut saat hamil
Selama minggu-minggu pertama kehamilan, posisi telentang mungkin tidak memiliki efek signifikan pada kehamilan, karena selama periode ini berat janin masih belum hebat. Namun, dari minggu ke 16 kehamilan, kehamilan jangan sampai terbaring di belakang karena pada posisi ini berat janin akan membanjiri tulang belakang, otot punggung, usus dan pembuluh darah. Risiko artritis, risiko wasir, dan pengurangan suplai darah ke janin secara langsung mempengaruhi penyerapan nutrisi dan perkembangan janin.
Tidak hanya itu, wanita hamil terbaring lama, suplai darah ginjal juga tidak mencukupi, meningkatkan kadar angiotensin dalam pembuluh darah yang menyebabkan vasospasme.
Di bagian belakang juga bisa menurunkan tekanan darah yang menyebabkan gejala pusing bagi wanita hamil, menyebabkan mendengkur, penambahan berat badan dan bahkan sleep apnea.
Sementara sisi kanan adalah tempat vagina lewat. Saat ibu hamil dimiringkan ke samping, berat janin akan memberi tekanan pada ligamen dan rahim membentang, pembuluh darah diregangkan, mencegah aliran darah ke janin. Hal ini menyebabkan suplai darah ke bayi terganggu, menyebabkan bayi kekurangan oksigen.
Posisi perut juga merupakan posisi yang disarankan untuk dihindari selama kehamilan. Karena postur ini tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan kehamilan, juga sangat mudah menyakiti janin.
Sebaiknya tidur dengan posisi berbaring ke kiri saat hamil
Tidur di sebelah kiri adalah postur tubuh terbaik untuk wanita hamil karena membantu meningkatkan aliran darah ke bayi yang berarti meningkatkan jumlah nutrisi untuk bayi. Tidak hanya itu, saat berbaring di sisi kiri, ginjal dapat dengan mudah mengeluarkan limbah dari tubuh yang mengurangi jumlah akumulasi air dalam tubuh untuk membantu wanita hamil menghindari risiko edema anginal, kaki, tangan
Selain itu, menurut sebuah penelitian di Inggris, kehamilan di sebelah kiri cenderung tidak prematur dibandingkan gangguan tidur lainnya.
Selain itu, berbaring di sebelah kiri juga meningkatkan suplai darah ke janin dan mengurangi tekanan darah rendah pada wanita hamil.
Karena itu, Anda harus berlatih kebiasaan tidur berbaring di sebelah kiri sejak awal kehamilan.
Postur tidur selama kehamilan harus dihindari
* Hindari berbaring telentang saat hamil
Pada trimester ketiga kehamilan, wanita seharusnya tidak berbaring telentang karena postur ini akan meningkatkan tekanan ke bagian belakang rahim, mengurangi jumlah darah yang terakumulasi. Makanya, rahim akan menjadi anemia, secara langsung mempengaruhi penyerapan nutrisi dan perkembangan janin di perut.
Selain itu, posisi tulang punggung juga membuat zat beracun sulit dihilangkan di luar tubuh, berpotensi menyebabkan infeksi saluran kemih.
Selain itu, wanita mungkin mengalami angina, pusing, hipotensi, asfiksia dan bahkan kematian.
Sebelum kelahiran, janin biasanya cenderung berpaling ke kanan, jika wanita hamil juga miring ke kanan, rahim juga miring ke kanan lebih, menyebabkan memutar pembuluh darah di rahim.
Jadi berbaring di sebelah kiri dapat memperbaiki kondisi dan membantu aliran darah dengan mudah, janin juga tidak mengalami hipoksia.
Saat hamil, jangan berbaring tengkurap atau tidur di atas meja kerja
Saat bekerja, karena kelelahan, banyak ibu hamil atau memiliki kebiasaan berbaring di atas meja untuk tidur siang. Namun, hanya sedikit orang yang tahu bahwa posisi tidur ini akan menimbulkan efek buruk pada wanita hamil maupun janin di perut.
Bila fungsi pernafasan lumbal berkurang, tubuh akan kekurangan oksigen, dan mekanisme ekskresi karbon dioksida juga menghambat bayi di perut, menyebabkan hipoksia.
Jadi ibu memilih kantor untuk berhati-hati, cari bantal di belakang kursi agar bisa bersandar saat lelah.
Postur tidur dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan bayi dan postur tubuh yang benar akan membuat ibu tidur nyenyak selama hamil dan juga membawa banyak manfaat bagi bayi setelah lahir. Semoga Anda selama hamil selalu sehat.
Sekian semoga artikel tentang Postur tidur selama kehamilan yang harus dihindari, dapat membantu ibu untuk memiliki kesehatan dan perkembangan kehamilan yang lebih baik.

Komentar Anda