Posisi tidur ibu hamil yang terbaik untuk janin – 400 kata

0
12

Posisi tidur ibu hamil yang terbaik untuk janin
Bagaimana posisi tidur ibu hamil yang terbaik untuk janin? Posisi tidur selama kehamilan sangat penting, hal itu tidak hanya membuat ibu tidur lebih nyaman, tapi juga mempengaruhi perkembangan janin.
Apakah saat Hamil harus boleh berbaring di sisi kanan dan kiri?
Posisi tidur di sisi kiri sering direkomendasikan untuk wanita hamil. Karena itu, darah di aorta akan masuk ke rahim dengan lebih mudah, memberi lebih banyak nutrisi dan oksigen ke janin.
Tapi tidak sepanjang 9 bulan, ibu harus berbaring di sisi kirinya sehingga ibbu bisa menyesuaikan diri dengan setiap tahap kehamilan. Dalam 3 bulan pertama, saat perut masih kecil sehingga pengaruhnya tidak banyak, ibu bisa berbaring telentang, tergantung kebiasaan mereka. Namun, sama sekali tidak terbaring di perut atau bantal yang disisipkan ke dalam bantal tidur.
Dalam 3 bulan ke depan, perut lebih besar, ibu secara bertahap harus berpindah ke posisi berbaring, terutama ibu dengan cairan ketuban, hamil atau membawa anak kembar jangan sampai terbaring kembali. Karena perut menekan pembuluh darah utama yang mengangkut nutrisi dan oksigen ke janin, secara berangsur-angsur mempengaruhi perkembangan janin, mengakibatkan malnutrisi, gawat janin, dll.
Di sisi lain, bila diletakkan di bagian belakang perut, janin juga dimasukkan ke dalam organ perut, terutama pembuluh darah di tubuh ibu, menyebabkan penyumbatan aliran darah ke jantung, membuat ibu rentan. mudah tersinggung, sulit bernafas.
Dalam 3 bulan terakhir, posisi tidur sangat penting karena berkaitan erat dengan keselamatan janin. Dalam beberapa bulan terakhir, rahim cenderung kembali ke kanan. Jika Anda berbaring di sisi kanan, tekanan pada perut Anda sangat tinggi. Karena itu, ibu sering disarankan berbaring di sisi kiri untuk mengurangi tekanan pada arteri, daerah pelvis.
Catatan agar ibu hamil tidur nyenyak
Untuk membantu kaki mengedarkan darah lebih baik, sambil mengurangi pembengkakan pada kehamilan, ibu harus tidur dengan bantal tinggi.
Saat berbaring telentang, bagian belakang ibu sering pegal, dia bisa meletakkan bantal di belakang punggungnya untuk menopang punggung dan pinggulnya.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah saat duduk, berbaring atau sebaliknya, ibu butuh bantal ringan dan lembut. Jika Anda berbaring dan ingin duduk, maka bersandar ke kiri dan perlahan duduk, sebaiknya jangan berbaring kembali untuk duduk, karena berbagaya bagi perut.
Juga, saat tidur, pilihlah tempat tidur empuk, jangan terlalu keras, kepala tidak terlalu tinggi, karena jika terlalu tinggi akan menimbulkan rasa sakit di leher. Dan perhatikan mengenakan piyama yang luas dan sejuk. Saat ini, ada beberapa bantal untuk wanita hamil, ibu bisa menggunakannya untuk membantu  tidur lebih nyenyak.
Sekian yang dapat kami sampaikan tentang posisi tidur ibu hamil yang terbaik untuk janin. Semoga dengan adanya informasi ini ibu dapat tidur dengan lebih nyenyak dan tidak khawatir lagi dengan posisi tidur yang dapat mempengaruhi kesehatan janin dalam kandungan.

Komentar Anda