Fakta Menarik Tentang Plasenta Pada Ibu Hamil

0
19
Fakta Menarik Tentang Plasenta Pada Ibu Hamil

Plasenta adalah bagian dari janin yang memberikan nutrisi dan oksigen pada janin yang sedang tumbuh di rahim. Namun, sedikit orang yang tahu rahasia menarik seputar bagian ini dan kebanyakan ibu hanya fokus pada janin.

Padahal, plasenta berkembang secara paralel dengan bayi, mendukung perkembangan janin hingga bayi lahir sehat dan aman. Berikut ini adalah fakta menarik tentang plasenta pada ibu hamil.

Dimana plasenta berkembang?

Tahukah Anda bahwa ketika sperma memenuhi telur mereka tidak hanya membentuk embrio tapi juga mengembangkan organ baru di dalam rahim yaitu plasenta. Telur ditanamkan ke dalam rahim ibu dan kemudian sel dalam tumbuh ke janin dan sel-sel luar memasuki dinding rahim untuk membentuk plasenta.

Plasenta tidak hanya berperan dalam memberi makan bayi yang sedang tumbuh, tapi juga perlu diberi makan. Untuk plasenta yang sehat, Anda memerlukan diet berbasis ilmiah yang membatasi stimulan seperti bir, alkohol, rokok, dan bersamaan dengan olahraga teratur.

Plasenta memiliki gen yang sama dengan bayi

Tes pra-kelahiran dapat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan untuk mendiagnosis kondisi bayi saat ini atau malformasi bawaan. Hal ini didasarkan pada hasil dari biopsi ibu. Namun, ini adalah biopsi plasenta invasif yang bisa berbahaya bagi wanita hamil dan harus dipertimbangkan secara hati-hati oleh spesialis dan wanita hamil.

Plasenta membawa fungsi pelindung untuk mencegah masalah kehamilan

Selain membantu mengangkut oksigen dan nutrisi ke janin, plasenta juga membantu menghalangi unsur-unsur buruk seperti bakteri dan virus. Plasenta juga berfungsi untuk memurnikan toksin untuk melindungi janin dari infeksi.

Selain itu, berkat sekresi hormon hCG untuk mencegah produksi telur, kadar estrogen progesteron dan plasenta membantu bayi tumbuh dengan baik di rahim dan pada akhir kehamilan, plasenta juga laktogenik membantu ibu menyusui dan memasuki masa menyusui.

Setiap wanita memiliki jenis plasenta yang berbeda

Serta setiap orang atau ibu hamil, plasenta tidak sama. Pada ibu yang berbeda, ukuran, bentuk dan letak plasenta setiap ibu tidak sama.

Plasenta adalah “sekali pakai”

Plasenta hanya muncul di tubuh wanita hamil dan setelah melahirkan bayi akan keluar dengan bayi. Hal ini menyebabkan plasenta menjadi satu-satunya bagian tubuh ibu.

Plasenta masih hidup saat keluar

Setelah keluar dari kandungan, plasenta masih bisa bekerja selama beberapa menit untuk memberi nutrisi pada bayi. Namun, ketika dokter mulai memotong tali pusar, plasenta akan berhenti berfungsi dan menjadi limbah medis.

Bolehkah plasenta dimakan?

Padahal, ada orang yang mengatakan bahwa, orang yang makan plasenta ibu hamil akan menyembuhkan beberapa penyakit. Ini bukan hal yang menjijikkan atau kejam karena plasenta adalah bagian dari kandungan dari tubuh ibu setelah kelahiran. Jika Anda memahami manfaat plasenta, Anda bisa membuat makanan lezat dan bergizi dari plasenta.

Itulah tadi fakta menarik tentang plasenta pada ibu hamil, semoga dapat membantu ibu untuk mengetahui lebih detail tentang plasenta.

Komentar Anda