Ketua KSP Dituntut Minta Maaf Oleh Mardani Ali Sera Karena Postingannya di Twitter

0
55

Berita7.id – Acara Mata Najwa malam ini (07/03) berlangsung seru. Kali ini Najwa menghadirkan tokoh-tokoh politik nasional dari kubu pendukung pemerintah dan oposisi serta menghadirkan pula Jendral (Purn.) Moeldoko yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staff Kepresidenan.

Adu argumen berlangsung seru sejak acara dimulai. Bahasan pertama adalah tentang isu hoax dengan menyinggung penangkapan oknum yang disebut sebagai ketua The Family of MCA.

Moeldoko yang berlatar belakang militer bersikap keras menganggap bahwa Hoax membahayakan dan harus “disikat”. Terminologi yang sempat ditanyakan ulang oleh Najwa sebagai pembawa acara.

Kata “disikat” ini pula yang dikritisi oleh Mardani Ali Sera yang mewakili PKS sebagai pendekatan penyelesaian yang justru berpotensi menimbulkan masalah baru.

Sedangkan politisi dari Gerindra Ariza Patria menyampaikan, bahwa tak masalah dengan pemberantasan hoax asal penegakan hukum nya tidak tebang pilih dan terkesan memihak.

Dan Mardani pun menambahkan akun pro pemerintah yang selama ini di anggap sebagai akun yang seringkali membuat gelisah masyarakat tapi tak pernah mendapat tindakan hukum dari aparat hukum.

Selain tentang hoax, Mardani juga mengkritisi keras akun official twitter Kepala Staff Kepresidenan @KSPgoid yang sempat mencuit ucapan terima kasih untuk PDIP.

Mardani Ali Sera yang juga membidangi urusan Pemilu karena berposisi sebagai anggota legislatif dan menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini terus mencecar Moeldoko.

Mardani dengan tegas menganggap bahwa cuitan twitter akun plat merah ini melanggar ketentuan dan tidak diperbolehkan.

Setelah tak bisa berkelit akhirnya Moeldoko mengakui kesalahan atas tweet yang melanggar aturan tersebut.

Komentar Anda