Soal SDA Jokowi Katakan Kita Harus Tiru Norwegia, Sekarang Kebalikannya ?

0
25

Berita7.id – Beberapa bulan lalu, tepatnya pada Bulan Desember 2017 Jokowi mengunjungi Fakultas Kehutanan Kampus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (19/12/2017). Dilansir dari Okezone.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan berharap semangat dan pola pengembangan hutan di Indonesia bisa dilakukan seperti yang berlangsung di Norwegia.

“Di Norwegia kandungan tambangnya gede sekali, tetapi di sana yang dikembangkan justru hutannya dan dari situlah mereka memperoleh ‘income’ per kapita yang sangat tinggi,” kata Jokowi.

Meski Norwegia memiliki keterbatasan lahan, namun kata Jokowi, justru negara yang terletak di semenanjung Skandinavia itu mampu menjadi negara yang kaya hanya dari hasil kehutanan saja.

“Kenapa mereka bisa jadi negara kaya hanya dari hasil hutan saja?” kata Jokowi.

Namun, tidak lama kemudian, mungkin lupa akan omongannya atau tidak, presiden Jokowi kemarin mengatakan sebaliknya. Ini sangat pro kontra sekali dengan ucapannya.

Dilansir Tempo.co, Jokowi mengatakan masyarakat Indonesia terlalu membanggakan kekayaan sumber daya alam sehingga abai meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sikap ini dinilai bisa membuat malas dan melemahkan daya juang.

Menurut dia, kekayaan SDA tidak bisa menjamin kesejahteraan dan kesuksesan sebuah bangsa. Mensyukuri anugerah SDA yang diberikan Tuhan, kata dia, sudah seharusnya. Namun jangan termakan pernyataan yang menyebut SDA menjamin kesejahteraan.

Lihat saja bahwa negara yang maju justru alamnya keras dan tidak subur, tidak punya tambang, minyak, dan gas,” kata Jokowi saat memberi arahan di acara Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan di Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Selasa, 6 Februari 2018.

Menurut Jokowi, yang terjadi justru sebaliknya. Banyak negara yang alamnya kaya raya justru didera kemiskinan bahkan perang saudara. Sumber daya alam seringkali justru memanjakan, membuat masyarakat jadi malas. “Mengalahkan daya juang, membuat lengah dan tidak mendorong kita semuanya untuk berinovasi dan berkreativitas, ini juga hati-hati,” tuturnya.

Pernyataanya tersebut membuat warganet terheran-heran, berikut komentarnya yang diambil melaui twitter :

Komentar Anda