BEM UI: Giliran Sudah Dikritik, Baru Mau Nolong Mahasiswa, Kemana Aja, Pak?

0
33

Berita7.id – Secara tegas, Badan Ekstekutif Mahasiswa Universitas Indonesia, menolak tawaran presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk secara langsung datang melihat kondisi suku Asmat, Papua, yang kini mengalami gizi buruk dan wabah campak berbahaya.

Zaadit Taqwa, ketua BEM UI, berkata, pihaknya sudah memiliki rencana sendiri untuk berangkat ke Asmat tanpa harus dibantu pemerintah.

“Pertama, sebelum Pak Jokowi bilang akan ajak kami ke Asmat, kami sendiri sudah merencanakan berangkat ke sana. Nah, walaupun Pak Jokowi menawarkan bantuan pakai uangnya, kami tak mau,” tegas Zaadit kepada Suara.com di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Senin (5/2/2018).

Mahasiswa jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UI ini berkata, lebih baik Jokowi mengirim ahli saja, bukan mahasiswa untuk membantu warga asmat.

“Pemerintah punya uang, kenapa tak sekalian saja kirim ahli ke sana. Ada profesor, ada ahli-ahli, kenapa nggak duitnya buat mereka saja. Kenapa harus buat kami,” ujar Zaadit.

“Ya, kami akan berangkat pakai cara kami sendiri, pakai uang kami sendiri, nggak pakai uang pemerintah,” imbuhnya.

Walau demikian, Zaadit tidak bisa memastikan jadwal berangkat BEM UI ke Asmat. Hingga kini, BEM UI masih melakukan galang dana demi berangkat.

Ditambahkan olehnya, saat ini perwakilan mahasiwa Fakultas Kedokteran UI sudah ada di suku Asmat untuk memberi dukungan. Pun, BEM UI juga sudah berkoordinasi dengan FK UI.

“Ya, sampai sekarang kami juga lakukan penggalangan dana. Donasi untuk asmat. Kami mungkin akan bekerja sama dengan kampus, ada beberapa departemen. Tapi, teman-teman FK UI sudah dikirim ke sana,” tuturnya.

Zaadit Taqwa, ketua BEM UI ini dapat sorotan luas setelah aksi nekatnya mengkritik presiden Jokowi dengan mengacungkan kartu kuning pada acara Dies Natalis ke-68 di Balairung UI, Depok, Jumat(2/2/2018) silam.

Salah satu isu yang menjadi konsen Zaadit dalam aksinya adalah supaya Jokowi menyelesaikan permasalahan gizi buruk dan wabah campak di suku Asmat, Papua.

Dari isu tersebut, Jokowi berencana untuk mengajak BEM UI untuk meninjau langsung warga Asmat.

Komentar Anda