Ahli: Era Jokowi, Indonesia Tidak Bisa Kemana-Mana

0
95

Berita7.id – Indonesia sudah tidak punya kapasitas dan kapabilitas untuk jadi kekuatan baru untuk regional maupun dunia, sebut Profesor Richard Robinson. Bereaksi dari prediksi Richard tersebut, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono, tidak setuju sama sekali.

“Kalau sekarang, di era Joko Widodo yang memerintah, ya saya setuju bahwa Indonesia tidak akan punya kapasitas untuk jadi kekuatan baru di dunia. Tapi saya percaya satu saat Indonesia akan jadi negara yang menjadi kekuatan baru setelah seorang pemimpinnya bisa menciptakan pemerintahan yang punya strong leadership dan pemerintahan yang tidak korup,” kata Arief kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (5/2) malam.

Arief berkata, Indonesia masih belum bisa jadi kekuatan ekonomi baru karena persoalan domestik masih menumpuk. Tentu, hal ini jadi penyebab Indonesia menjadi kerdil sebagai negara dengan sumber dan potensi sektor ekonomi melimpah.

“Wong pangan dan BBM aja impor, kok jadi kekuatan baru. Sebab negara yang punya kapasitas kekuatan di dunia pasti punya ketahanan dalam hal pangan dan energi,” imbuh Arief.

Ditambah lagi, kata Arief, sangat terlihat deal dan perjanjian pemerintah Indonesia di bawah Jokowi selama ini bersama Multi National Corporation (MNC) tidak terarah. Terpentalnya posisi Sudirman Said dari menteri karena membuka kasus papa minta saham Freeport sebagai contoh bahwasanya saat ini pemerintahan bisa di intervensi.

“Ini bukti Indonesia belum jadi kekuatan baru di dunia,” katanya.

Arief Poyuono bilang, Indonesia memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk bangkit di regional dan internasional. Modal tercapainya kemajuan bangsa Indonesia bisa menjadi kekuatan baru di dunia ialah demokrasi.

“Tapi demokrasi di Indonesia masih pada demokrasi yang tidak jujur dan banyak dipengaruhi kepentingan asing dan money politik,” tukas Arief Poyuono.

Prediksi dari Profesor Richard ini disampaikan olehnya pada Juli 2016 silam.

Prediksi ini disampaikan olehnya ketika Profesor Richard Robison memberi kuliah umum di kampus Universitas Melbourne.

Richard sudah sangat melihat jelas, adanya intensi dan kapasitas pemimpin politik serta ekonomi sudah memproyeksikan gambaran Indonesia dan kekuatannya adalah salah satu sebab.

Richard sendiri dikenal dengan mahakarya perihal pembahasan ekonomi politik Indonesia. Salah satu karyanya berjudul: “Indonesia: The Rise of Capital” yang telah menjadi buku referensi yang berpengaruh.

Richard adalah seorang profesor emeritus di Asia Research Centre di Universitas Murdoch. Ia juga pernah menjabat sebagai profesor sekaligus Direktur Australian Research Council’s Special Centre for Research on Politics and Society in Contemporary Asia.

Komentar Anda