Makin Panas, Ahoker Serasa Ditabok Langsung Dengan Kebijakan Becak

0
146

Berita7.id – Polemik yang terjadi saat ini perihal becak bukanlah hal penting buat didebat. Keberadaan transportasi bernama becak pada ibukota Jakarta hanya dapat dan bisa dijumpai di lokasi rumah dan kampung. Tak akan mungkin becak bakal eksis di jalan protokol.

Baca juga : Pembela Wong Cilik, Langkah Anies Sulit Dihentikan, Ahoker Capek Mengejar

Pun, ibukota Jakarta dengan luasnya jalan protokolnya tidak akan macet hanya karena becak. Becak hanya boleh sekadar mangkal dan mengangkut penumpang pada lingkungan di sekitar perumahan dan kampung saja. Jadi, kalau ada berita, tolong baca berita jangan hanya judul doang tapi baca isinya juga.

Becak akan digunakan sebagai transportasi alternatif yang ditujukan kepada warga yang lokasi rumahnya jauh dari jalan raya dan susah dijangkau. Hal ini sudah dinyatakan secara resmi juga oleh Anies Baswedan pada media Kompas http://megapolitan.kompas.com/read/2018/01/15/15504011/anies-kami-akan-atur-becak-tetap-dalam-kampung-tidak-di-jalan.

Pada rute yang jaraknya sangat dekat, pun becak akan juga digunakan sebagai transportasi alternatif antarjemput dan bisa ditunggu untuk waktu yang tidak terlalu lama. Dan, cebong yang ingin diantar ke kolam terdekat juga bisa, kok.

Becak sendiri sangat berguna untuk transportasi antar ibu-ibu dari pasar ke rumah begitu juga sebaliknya. Dengan begitu, belanjaan si ibu bisa dibantu angkat saat di pasar. Terlebih, bila menggunakan becak pun barang belanjaan juga lebih memadai.

Dahulu kala, transportasi bernama becak adalah idola bagi ibu-ibu yang akan melahirkan. Di kampung yang notabene mempunyai gang kecil hanya becak yang bisa masuk sementara ojek motor terlalu riskan untuk bawa ibu-ibu hamil.

Baca juga : SANGAR! Anies Mengeluarkan Ultimatum Sakti ke Pengembang Pulau Reklamasi

Dahulu, becak juga merupakan salah satu mata pencaharian, sekarang pun juga bisa diandalkan sebagai mata pencaharian, kok. Walaupun saat ini masih dalam kajian termasuk persyaratan dan tunjangan. Semua nanti akan terlihat jelas, pun semua cebong boleh kalo minat lamar jadi tukang becak.

Semoga nantinya, becak bisa jadi transportasi online, dan sangat mungkin nantinya bukan dengan tenaga manusia tapi tenaga motor yang akan dimodifikasi ulang. Walau masih dalam tahap pengajuan, ini adalah inovasi.

Becak juga sangat berguna dan masuk dalam skala komunitas, dengan jangkauan yang jelas dan memang sudah jelas efektif untuk antar sekolah, antar ibu-ibu habis dari pasar sekitaran perumahan.

Jadi, tidak mungkin becak akan muncul di tengah tengah jalan protokol, lagipula memang di sana ada pemukiman warga? Suka menghayal tidak jelas nih Ahoker.

Penulis: Hanuka Dewi

Komentar Anda