Mantan Ketua MK Sebut Tukang Becak Kemunduran Jakarta, Netizen Nguamuk!

0
18

Berita7.id – Baru baru ini, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan merencanakan tata ulang tentang adanya transportasi umum, yaitu becak. Untuk kesekian kalinya, kebijakan yang dilontarkan Anies Baswedan ini mendapatkan kritik pedas dari tokoh tokoh politik.

Beberapa waktu lalu kebijakan Anies ini sempat diserang oleh Budiman Sudjatmiko, salah satu anggota legislatif yang berasal dari PDI-P. Sekarang, kebijakan Anies dipertanyakan juga oleh mantan ketua Mahkamah Konstitusi, yakni Prof. Jimly Asshiddiqie.

Langsung mencuit dari akun Twitter pribadinya, Prof. Jimly menulis kebijakan perihal becak ini adalah bentuk kemunduran jaman hingga dua abad lamanya.

Ada ide utk mnghidupkan kembali becak sbg kendaraan rkyat. Apa ini bukan kemunduran 2 abad? Kendaraan rakyat masa kini sdh roda 2 dg mesin otomatis plus komunikasi online tanpa eksploitasi fisik berkeringat,” cuit Prof. Jimly melalui akun @JimlyAs.

Baca juga : Dituduh Minta Mahar 40 Miliar, Gerindra Kalang Kabut, Kang Emil Saksinya?

Tak terima, cuitan yang dikeluarkan oleh mantan ketua Mahkamah Konstitusi ini langsung dibalas oleh aktivitas tata kota yang juga berprofesi sebagai arsitek bernama Elisa Sutanudjaja.

Pak, selama ini becak masih beroperasi & dibutuhkan masyarakat di lingk permukiman, spt Teluk Gong, Muara Baru hingga Cilincing. Jadi bukannya dihidupkan kembali, memangnya sudah ada.Skrg dirintis cara spy keberadaan mrk di lingkungan permukiman tsb diakui hak & kewajibannya,” cuit Elisa melalui akun twitter @Elisa_Jkt.

Tak tinggal diam, netizen lain pun berekasi terhadap cuitan yang dikeluarkan oleh Elisa Sutanudjaja. “Tenang aja, pak. Tukang becak juga tahu diri kok, nggak bakal juga narik di Sudirman, Thamrin,” ucap akun @JimlyAS.

Horang kaya anggap PKL, PRT, nelayan, becak & sepeda motor sprt sampah. Tdk ada yg mau terlahir miskin tp mrk punya hak yg sama sprt anda,” tulis pemilik akun @ekowBoy.

Komentar Anda