Sam Brodie: “Tak Ada Kata Terlambat!” Bertobat setelah menjadi pelaku LGBT

0
66
sam brodie

Berita7.id –  Pada minggu-minggu ini sedang dihebohkan kejadian dimana Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan soal zina, perkosaan dan LGBT. Lain halnya dengan pengakuan mantan LGBT yang sempat menjadi selebriti terkenal di Inggris.

Di usia 12 tahun, Samuel David Alexander Brodie, atau Sam Brodie, memutuskan menjadi wanita. Samantha, itu nama yang diplihnya.

Keluarga menentang keras, pasti. Brodie marah dan bertengkar dengan ibunya. Keluar dari rumah. Hidup di jalanan kota London, Inggris. Setelah itu, hidupnya semakin kacau. Masuk panti sosial, dituduh penipu, minum alkohol, narkoba, hingga “ada main” dengan salah satu pemain Arsenal.

Sosok pria yang lahir tanggal 14 maret 1987 ini mulai dikenal publik internasional saat masuk reality show, Big Brothers, kira-kira 10 tahun yang lalu. Saat itu tak ada yang menyangka Brodie sebenarnya laki-laki. Begitu identitas aslinya terendus, profil Brodie langsung melesat tajam, langsung dicari-cari.

Tak heran, Brodie sempat merasakan limpahan materi dari dunia entertainment. Disebut-sebut, selama berkarir di Hollywood, pria berdarah Ambon(Indonesia) dan Skotlandia ini mendapatkan bayaran hingga US$4,6 juta atau sekitar Rp. 62,3 miliar.

Meski tenar dan memiliki uang banyak, Brodie merasa hidupnya kosong. Seperti ada sesuatu yang hilang. Kegelisahan ini menuntunnya dalam pencarian jati diri lagi. Saat itulah, ia berkenalan dengan Al-Quran, sekitar tahun 2009. Saat membaca isinya, Brodie tertegun karena merasa ditegur.

“Saya buka Al-Quran, ada sesuatu yang kayak bilang bahwa hidup saya selama ini tuh dosa”. Seorang ‘alim mebantu untuk menuntunnya. Selama proses belajar inilah, ia perlahan berusaha ikhlas menerima cobaan hidupnya. Belajar menerima dirinya lagi sebgai laki-laki.

Setahap demi setahap, Sam Brodie mulai melazimkan dirinya sebagai pria. Dia meninggalkan perilaku sebagai wanita. Bersyukur, dalam proses ini, seorang kawan Brodie tak hentinya memberinya dukungan. Namanya Indry. Wanita ini percaya Brodie bisa berubah. Membuat Brodie yakin ia tak sendiri.

Lali, keinginan itu muncul. Keinginan yang selama ini tak terbesit selama Brodie menjadi Samantha. Ia tertarik meminang Indry. Menikah, layaknya laki-laki dan perempuan.

Tak disangka, Indry mengatakan bersedia menikah dengan Brodie. Allahu Abkar!

Sam Brodie pun menikah pada tahun  2010, usai bersyahadat. Masuk Islam, mnjadi muallaf.

“Islam itu luar biasa, pelan-pelan saya berubah. Saya merasa lengkap sekarang. I have family dan nggak kekurangan. Alhamdulillah.”

Kisah Brodie dirangkum dalam buku “samuel, Samantha and Me.” Dia ingin berbagi inspirasi, bahwa semua orang bisa berubah. Keputusannya untuk menjadi perempuan, misalnya, dilatarbelakangi kekerasan yang dialami di masa kecil. Dia bisa kembali berubah dengan menerima masa lalunya, dan mendekat pada Allah Swt.

“Tidak ada kata terlambat untuk kembali,” tutup Brodie.

Subhanallah!

LGBT bukan takdir, ini penyakit menular yang harus diberantas, bisa disembuhkan dan diberangus penyebarannya dengan langkah :

  1. Stop mempromosikan pelaku LGBT baik sebagai figur publik, entertainer dll
  2. Stop penyebran penyakit mental menular LGBT dengan memperkuat akidah anak muda, perbanyak pengajian, pesantren kilat dan TABLIGH AKBAR tentang bahaya penyakit LGBT bagi agama, moral, kecerdasan mental, sosial bahkan budaya.
  3. Mendorong dan mendesak pemerintah dan DPR untuk kembali membahas undang-undang tentang pelarangan aktivitas LGBT baik di ruang publik atau tidak.
  4. Penyakit menular LGBT bukan hanya problem Agama Islam tapi semua agama, karena tidak ada agama yang membolehkan LGBT!
  5. LGBT ini problem global karena salah satu perusak, mereka menjadi faktor dominan penyebaran HIV, merusak tatanan sosial, merusak mental, insting dan orientasi seksual manusia yang pada dasarnya adalah makhluk heteroseksual yang harus berkembang biak dengan wajar. LGBT termasuk kriminal pada nilai dasar KEMANUSIAAN!
Komentar Anda