Untuk Mendapatkan Uang dan Sensasi, Suami Menyewa Istrinya Untuk Orang Lain

0
62

Berita7.id – Kejadian yang sangat tidak berperikemanusiaan ini terjadi di Surabaya, Selvin Firnando atau biasa dikenal sebagai Epin ini berumur 25 tahun nekat menyewakan istrinya sebagai alat pemuas orang lain dengan cara foursome untuk mencari keutungan serta kepuasan dirinya.

Ditemui pada hari Senin malam tanggal 11 September 2017, AKBP Rama Samtama Putra yang menjabat sebagai Kasubdit IV Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum ini memberikan sebuah kesaksian dari si tersangka bahwa si tersangka ini mengaku dia melakukan tindakan bejat ini didasarkan atas sensasi dan kepuasan hasrat berhubungan intimnya.

Epin, si tersangka ini bersama istri sirinya yang berinisial TS ini, membuka jasa layanan hubungan intim dengan jenis foursome dengan tarif sebesar Rp 500.000 setiap orang, ini hanya bayaran bersih belum dengan layanan kamar hotel yang akan sebagai tempat bermainya. Ketika Epin, si tersangka dan istrinya beserta dua pelanggan yang sedang melakukan aksi foursome nya, langsung terciduk di sebuah hotel yang berada di kawasan Tegalsari, Surabaya.

Baca juga : Menjelang Pilpres 2019 satu persatu relawan jokowi ahok gabung PSI

Pengakuan yang diberikan oleh si tersangka kepada pihak yang berwajib ini, kini terbongkar rahasia si tersangka karena si tersangka ini sangat suka melihat film-film dewasa yang menayangkan adegan hubungan intim yang dimana laki-laki yang mengesekusinya lebih dari satu orang. Dengan menyukai aliran seperti ini maka timbulah keinginanya dia untuk melakukan hal itu.

Kemudian ditemukanya lagi bukti yang disita oleh pihak yang berwajib berupa handphone, ternyata yang isi di dalamnya banyak sekali adegan-adengan intimnya Epin bersama dengan istri sirinya. Ternyata setelah dilansir kembali bukan hanya seks saja yang mereka lakukan namun si Epin ini kadang suka merekam hubungan badan mereka.

Dia mengaku bahwa menurut dia sangat untung menyewakan istrinya untuk layanan foursome ini karena per-harinya dia bisa mendapatkan keuntungan 1 juta rupiah dari para pelangganya. Dengan mekanismenya, si pelanggan itulah yang memesan kamar hotel dengan menggunakan aplikasi online, kemudian si pelanggan ini diminta terlebih dahulu untuk membayar sewa hotel, kemudian barulah membayar komisinya kepada si tersangka ini.

Setelah diselidiki kembali ternyata pasutri ini telah melakukan nikah siri 2 tahun yang lalu, atas rasa cintanya yang besar kepada suaminya maka dia rela untuk menjadi barang sewaan suaminya. Dan akhirnya ditetapkanlah Selvin Firnando atau Epin ini sebagai tersangka dan kemudian istri sirinya dan kedua pelanggan tersebut diminta menjadi keterangan sebagai saksi.

Tersangka akan dijerat pasal 296 KUHP dan 506 KUHP tentang tindak pidana mengadakan atau memudahkan perbuatan mesum dengan orang lain, dan atau mengambil keuntungan dari pelacuran perempuan.

Komentar Anda