Rusaknya Patung Wihara, Pelaku Mengaku Sedang Dalam Kondisi Mabuk Berat

0
8

Berita7.id – Aksi pengrusakan patung wihara yang berbentuk singa, pada hari Jumat tanggal 8 September 2017, dini hari kemarin pukul 1.50 pelaku memberikan kesaksianya pada saat diinterogasi oleh pihak yang berwajib.

Aksi anarkis ini dilakukan tanpa ada sebab, sesuai dengan keterangan si pelaku ketika sedang diinterogasi. Dia hanya mengaku sedang mabuk berat ketika pada saat habis pulang minum-minuman. Dengan keterangan dari si pelaku ini yang berinisial HD, pihak yang berwajib memberikan keterangan yang sama juga kepada awak media yang ingin meliput kejadian ini.

Ditemui pada saat ingin meliput kejadian ini, yaitu Kepala Polres Singkawang, AKBP Sandi Alfadien Mustofa memberikan sebuah keterangan bahwa si pelaku melakukan sebuah aksi yang anarkis itu diakibatkan oleh pengaruh minuman alcohol dalam jumlah yang banyak sehingga mendorong si pelaku untuk melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.

Sampai saat ini si pelaku masih di temani oleh keluarganya dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Tindakan yang anarkis ini membuat keluarga si pelaku tidak percaya bahwa anaknya melakukan tindakan yang sangat tidak pantas dilakukan ini ternyata dilakukan oleh si pelaku ini.

Baca juga : Kejadian Lucu Saat Ibu Iriana Memberi Kode Ke Bapak Jokowi

#UsirDubesMyanmar, Netizen Kecam Tindakan Myanmar Terhadap Muslim Rohingya

Semua berawal dari petugas dari wihara tersebut yang datang pagi-pagi untuk membuka tempat ibadah ini untuk penganut agama Buddha. Pada saat membuka pintu wihara, petugas penjaga wihara ini melihat sesuatu yang sangat janggal dari wihara tersebut. Tepatnya pada patung singa yang berada di sisi kiri dan kanan wihara.

Kemudian si petugas pun lapor kepada ketua pengurus wihara tersebut. Lalu pada saat itu pula mereka langsung melihat rekaman ulang pada cctv yang ada di wihara tersebut. Kemudian tampak ada seseorang yang terlihat mabuk lalu mencoba mendobrak gerbang wihara tersebut. Setelah aksi si pelaku tak berhasil lantaran pintu gerbang wihara itu dalam posisi terkunci, kemudian aksinya merusak patung singa pun dilakukan.

Tak hanya satu patung saja yang dirusak oleh si pelaku, dua patung yang berada di sisi lainya pun dengan sadar atau tidak sadar dia merusak patung singa yang ada di wihara tersebut. Sampai saat ini pihak yang berwajib memeriksa si pelaku lebih lanjut mengenai si pelaku, apakah hanya alcohol saja yang dikonsumsi oleh si pelaku ini.

Si pelaku menjalankan tes urine dan beberapa tes darah untuk melanjutkan kasus ini ke penyidikan. Wihara yang biasa dijadikan tempat beribadah umat Buddha pun sempat ramai di beritakan, serta ramai dengan pihak yang berwajib untuk melaksanakan proses penyelidikan, maka dari itu kegiatan beribadah di wihara ini cukup sedikit terganggu dengan adanya kasus seperti ini terjadi.

Komentar Anda