Tarif Pesan Isu SARA dan Hoax 75 – 100 Juta ke Kelompok Saracen

0
15

Berita7.id – Polisi berhasil menangkap sekelompok orang penyebar konten SARA dan hoax, kelompok itu dinamakan Saracen. Ternyata kelompok inilah yang telah menyebarkan macam konten hoax di media sosial dan media siber yang mereka miliki. Namun, dari keberhasilan polisi menangkap kelompok tersebut, para tersangka belum diungkap identitasnya nama – namanya siapa saja yang tergabung dalam kelompok ini. Tentunya tarif kelompok ini tergolong cukup mahal, yang dapat mencapai Rp 100 juta.

Menurut ungkapan dari Kasubag Ops Satgas Patroli Siber Polisi, yang bernama AKBP Susatyo Purnowo, mengatakan bahwa para tersangka membudget harga tersebut dalam bentuk proposal. “Dia menawarkan itu senilai Rp 75 juta sampai 100 juta, itu atas proposal” pernyataan Susatyo di Mabes Polri, Rabu (24/08/2017).

Berdasarkan laporan Susatyo proyek yang dilakukan kelompok tersebut hanyalah jasa menawarkan untuk menyebarkan berita SARA dan hoax. Dari Tim penyidik pun masih melakukan penyidikan dan pemerikasaan yang intensif kepada kelompok tersangka tersebut. Agar data dan seluk beluk masalahnya dapat terungkap dengan jelas dan detail.

Para tersangka diantaranya dengan inisial MFT, ditangkap pada tanggal 21 Juli 2017, SRN ditangkap pada 5 Agustus di Cianjur, Jawa Barat, dan JAS ditangkap pada tanggal 7 Agustus 2017 di Pekanbaru, Riau. Dan ternyata inisial JAS ini adalah ketua kelompok penyebar konten SARA dan hoax.

Seperti dalam perkataan Susatyo, tangkap satu orang untuk dikembangkan, karena penyidikan online memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Menurut Susatyo dalam kasus seperti ini harus ada orang di dunia maya menjadi nyata itu membutuhkan jenis  pembuktian tidak sederhana.

Walaupun dari pihak kepolisian baru menangkap tiga orang tersangka, namun, kini pihak kepolisian sedang berusaha sekeras mungkin untuk terus melakukan penyidikan dan perkembangan terhadap dugaan tersangka yang lainnya. Polisi juga sudah mengungkapkan bahwa mereka akan kembangkan, pihak polisi masih membidik para admin lain atau grup yang memiliki ciri – ciri yang sejenis dengan kelompok ini.

Menurut pandangan susatyo, anggota kelompok Saracen ini cukup banyak namun, tiga orang yang telah tertangkap itu adalah tim pengurus intinya. Karena dari hasil pemeriksaan wawancara, telah diketahui bahwa inisial JAS ini adalah ketuanya lalu, inisial MFT adalah ketua dari bidang informasinya, karena dialah yang memiliki berbagai informasi dan di sebar ke berbagai grup wilayah yang sudah satu paket.

Dan dari pernyataan itu dapat disimpulkan bahwa kelompok ini mempunyai struktur keanggotaan yang cukup banyak karena dari tersangka yang telah ditangkap polisi itu, adalah ketua kelompoknya, ketua penyebar informasi, dan dari semua itulah orang – orang penting dalam kelompok penyebar konten SARA dan hoax. Semoga dengan telah tertangkapnya kepala penyebab konten hoax ini dapat terungkap semua anggotanya.

Komentar Anda